Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Basah kuyup. Hati Juan seolah digenggam oleh tangan hangat. Sesak, nyeri, dan penuh haru hingga air matanya hampir jatuh. Dia segera menghentikan mobil. Bahkan tanpa sempat mengambil payung, dia mendorong pintu mobil dan berlari menerjang hujan dingin. Air hujan langsung membasahi seluruh tubuhnya, tetapi dia tidak peduli. Di matanya hanya ada sosok itu.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai amanat hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Di Balik Senyum Istri

Di Balik Senyum Istri

Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan. Hujan yang lama tak berhenti membuatku takut, kalau hal ini mungkin akan menghadirkan banjir, semoga itu hanya ketakutanku saja. Sejam berlalu akhirnya angin berhenti bertiup, hanya tersisa hujan yang masih deras, tak masalah bagiku, kita hanya akan basah karenanya. Ketika hendak pulang, tak sengaja aku mendengar Andre yang tengah melakukan panggilan telepon dengan seseorang.
1078.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai amanat hujan tere liye
Baca
+Pustaka
JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

ujar Amira lirih sembari meneduh di pos ronda. Untuk kedua kalinya hujan turun setelah kemarin sempat membasahi tanah kering akibat kemarau yang cukup panjang. Semakin lama hujan kian deras. Amira memejamkan matanya sembari berdoa, semoga hujan ini menjadi hujan yang bermanfaat. “Katanya, salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah ketika hujan turun dengan lebat. Berdoa, ah!”
1036.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai amanat hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Rain do for you

Rain do for you

Dia terdorong oleh orang-orang. Amber memeluk tubuhnya yang sudah setengah basah. Menghangatkan dirinya sendiri sambil menghadang air hujan yang siap menerpa tubuhnya lagi. Sambil mendengarkan keluhan orang-orang yang tak habis pikir karena mendadak hujan. "Padahal tinggal sedikit lagi!", gumamnya lesu sambil memandangi jalanan yang basah.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai amanat hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

Tampak awan hitam bergulung-gulung di angkasa, pertanda sebentar lagi akan turun hujan lebat. "Maafkan aku, Manggala! Terpaksa aku melakukan ini. Kaulah yang membuat hatiku merana. Dan, kau pulalah yang harus menebus akibatnya...!" gumam Angkin Maut dengan mata mulai mengembang oleh air mata. -o0o-
1052.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai amanat hujan tere liye
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Istriku Berubah Pelit

Istriku Berubah Pelit

cecar Mas Akmal beruntun tanpa memberi kesempatan untukku berbicara. "Maaf, Mas. Aku tadi gak bisa pulang karena hujan sangat deras. Aku baru saja sampai, Kupikir kamu sudah di rumah!" jawabku lesu. Tidak enak juga pada mertuaku, padahal uang itu sangat ia butuhkan. Tapi hujan tak kunjung berhenti, membuatku terpaksa mengurungkan niat untuk pergi ke ATM.
18.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 599 kali sebagai amanat hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Dosen Tampan Itu, Suamiku.

Dosen Tampan Itu, Suamiku.

Rinai hujan menjadi nada rindu untuk Azman, tetapi irama menyakitkan untuk Anisa. "Setiap hari saya berdoa agar bisa bertemu empat mata dengan istri sendiri," tutur Azman dengan senyum tipis. Pertemuan ini memang kebetulan. Namun, cukup mengejutkan. "Dulu kita berada di payung yang sama sambil tertawa, tapi sekarang kita berjalan dengan payung masing-masing. Dunia sering bercanda bukan?" Sekali lagi suara Azman terdengar di antara suara hujan lebat.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai amanat hujan tere liye
Baca
+Pustaka
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Tak lama setelah itu ada petir dan hujan pun turun begitu saja, lebat sekali. “Ini bukan hujan biasa,” kata Om Andi. “Apalagi, sih, Om. Emang ada hujan luar biasa.” “Ada, hujan ini untuk peringatan agar kamu tidak asal-asal bicara lagi.” Oke, aku pun memutuskan diam dan menutup mulut biar nggak asal-asalan bicara. Om Andi naik ke lantai dua setelah itu turun lagi dan membawa semua barang-barang dari atas lemari.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai amanat hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Cinta di Ujung Perpisahan

Cinta di Ujung Perpisahan

ini daerah sepi banget lagi. ‘Dit, sepertinya sebentar lagi hujan turun,’ tulis Zoe lengkap dengan emot sedih. Terakhir Zoe mengirim lokasi tempat dia berada. Aditama mendesah pelan. Ada rasa enggan menyentuh masalah yang seharusnya tak menjadi urusannya. Langit malam di luar jendela apartemennya mulai mendung, angin menggetarkan daun-daun di balkon. Aditama memilih mengabaikan pesan itu dan tidak berniat membalasnya.
9.8138.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai amanat hujan tere liye
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
pantas aja di bilang parasit gak taunya ulah si mama tiri kinara ini ngrong2 mulu minta bantuan astaga gak tau malu dasar lu ya. eh erik maaf ya bukan kinara gak cinta cuma dia udah ada yg punya. gusti ketemu suami ghaib ya gimana gak pernah ketemu sekalinya ketemu malah mrmbagongkan gini ngakak aq
ChiekAL
serahhhh lu dit...u mu bwa pulisiii atau sekalian mau bawa anjinggg herder yg penting fany sekarang udah aman... dengan segala bukfi2 yg ada... ga mungkin juga pulisi but4 kaga bisa liat ga bisa menyelidiki apa yg telah terjadi.. jadiii yo siap-siap aja elu yg bakalan di ciduk pulisi sendiri...
Baca Semua Ulasan
Malam Pertama Di Hari Perpisahan

Malam Pertama Di Hari Perpisahan

Tubuhnya yang sedang menyender segera bangkit. "Mas Amar..." ucap Raina gemetar. Menggunakan payung hitam, Amar berdiri tak jauh dari wanita itu. "Apa kamu sedang menunggu seseorang?" Raina terperangah tapi ia begitu gemetaran. Dengan cepat ia menggeleng dan menundukkan matanya. "Kalau begitu ikutlah denganku. Hujan semakin lebat.. sebentar lagi akan banjir dimana-mana," ucap Amar meyakinkan.
1069.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai amanat hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status