Ibu Susu Kesayangan Mantan
Dania menggigit bibir dalam, tak bisa menahan semburat kemerahan yang muncul di kedua pipinya.
"Lagi pula aku cuma mau pijitin kamu. Bukan melakukan hal yang macam-macam," Ardan menggantung ucapannya, menoleh pada Dania dengan ekspresi yang sulit diartikan. "Yah, kalau kamu mau yang macam-macam juga aku siap." Senyum anehnya terlukis, membuat jantung Dania bertalu-talu, tapi ia memilih melengos cepat.
"Aku selalu ready, Dan," kata Ardan lagi, tak lelah menggoda.
Hot Chapters