Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mati Kembar

Mati Kembar

“Sayang, Mama peringatin ya?! Jangan keluar rumah tanpa izin dulu karena nggak aman, Sayang,” kataku dengan nada rendah tapi agak tegas. “Iya, Ma. Tapi Andin masih boleh main sama Tante Maya kan, Ma?” tanya Andin serius menatap padaku dengan tatapannya yang begitu polos. “Mama tadi nggak liat siapa-siapa, Sayang.” Aku mencoba bersikap seolah tidak mengetahui apa-apa di hadapan mereka.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as arti mar'ah
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

“Iyalah. Abisnya kamu itu sok kebanyakan acara tau nggak. Anakmu ditelantarin.” “Kalau nggak bisa jagain nggak papa kali Ma. Nggak usah ngotot kayak mesin bajay.” “Mama ada acara. Mau ke pengajian ustad.” “Tumben. Ustadz siapa?” tanyaku balik. “Ustadz Alam. Ini acara Arisan, ada kegiatan baru biar lebih manfaat.” jawab Mama. “Pantesan, nggak bisa di ganggu gugat. Ternyata mau Arisan sambil pengajian.”
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 291 Times as arti mar'ah
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
“Marahin aja, Mas.” Aku terperangah melihat Alfa yang tanpa disangka malah mengadu ke Mas Wira kayak anak kecil yang ngadu ke Papa-Mama-nya. Hafiz menoleh ke arah Alfa dengan tatapan ingin mencekik temannya itu. “Maaf, Mas Wira. Hafiz tadi nggak sengaja, Mas.” ujar Hafiz nggak enak dengan Mas Wira.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as arti mar'ah
Read
+Library
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

jawab Ara. “Nggak semuanya pedas Ra, itu yang dimakan Mas Atha gak pedas loh.” Kali ini Arjuna yang menjawab sambil menunjuk ke arah Atha yang bermain sambil menggigit sosis. Ara hanya mengerjap dan menggeleng pelan. “Mau macmelo,” ucapnya dengan bibir sedikit mengerucut. “Siap! Ini sudah selesai kok marshmallownya.” Farid memberikan dua tusuk marshmallow untuk Anna dan Ara yang bersorak riang sambil berlari menjauh, setelah mengucapkan terima kasih padanya.
9.99.5K viewsCompletedAdded to Library 340 Times as arti mar'ah
Show Reviews (35)
Read
+Library
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Read All Reviews
Asmara Ghina

Asmara Ghina

Alvin, adik Ghina bersorak ketika mendengar kalimat tersebut dari Tari, sang ibu. "Emang mau ke mana, Bu?" Ghina heran, dia tidak mengingat akan ada agenda apa selepas salat Magrib. "Ke pasar malam. Emangnya tadi Adik nggak ngomong ke Kakak?" tanya Tari. "Udah, tapi tadi Kakak sibuk pas masih goreng ikan," jelas Alvin. "Orang lagi panik goreng ikan diajak ngobrol. Ya, aku nggak dengar, Vin."
1.8K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as arti mar'ah
Read
+Library
Asmaraloka

Asmaraloka

Wajah Arkha sangat tidak baik-baik saja. “Gak, Ki, gapapa disini aja, Cuma sebentar kok” Suara getar Arkha langsung terdengar di telinga Kiara. Ia khawatir, tentu saja. Bagaimanapun Arkha adalah temannya. “Mama Papa cerai, Ki. Arkha kesini cuma mau pamitan sama Kiara. Arkha capek, Ki kalo tetep disini, dioper mulu. Jadi Arkha mau tinggal dirumah nenek aja di Surabaya.” Arkha melihat tatapan sendu milik Kiara. Ia berusaha menahan tangisnya didepan wanita itu.
3.0K viewsOn holdAdded to Library 86 Times as arti mar'ah
Read
+Library
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Aku makin cinta rasanya. “Mahardika Rama, gimana?” kataku. Mata Maria berbinar. “Aku pernah tau arti Mahardika itu berbudi luhur.” “Bagus banget, sayang. Aku setuju,” kata Maria mengelus lenganku. “Hm kalau untuk perempuan, sebentar ya, kupikir-pikir dulu.”
104.5K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as arti mar'ah
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

Di kamar tuan Arfen melihat lukisan seorang prajurit yang gagah dengan baju zirah yang sangat bagus, tuan Arfen sangat sedih jika dia mengingat anaknya itu yang terbunuh saat melawan kerajaan Arkam. Anak semata wayangnya itu adalah salah satu pemimpin pasukan kerajaan Belwin yang di tugaskan melakukan perlawanan terhadap kerajaan Arkam namun dia terbunuh saat berduel dengan raja Fentur dari kerajaan Arkam.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as arti mar'ah
Read
+Library
Kesatria Mawar

Kesatria Mawar

“Ayzard! Kau!” Amarah membakar hati Asytaria. Wajahnya seketika merah padam. Dia mengepalkan tangan dengan kuat dan menggigit bibir hingga berdarah. Sebelum air mata menuruni pipi, Asytaria berlari meninggalkan tempat itu. “Tunggu! Asy, tunggu!”
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 667 Times as arti mar'ah
Read
+Library
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Jangan sedih. Aku hanya ingin memberikan yang terbaik untuk kamu. Jika menikah saja aku tidak bisa mengatasinya, giamana caranya aku membahagiakan kamu setelah kita berumah tangga?” Mira menarik nafas panjang. Mendengar ucapan Devan, ada rasa bahagia yang menyelimuti hatinya. setidaknya apa yang Devan katakan ada benarnya. “Hm… aku akan nungguin kamu. Tapi jangan lama-lama.” Devan terkekeh lega. Dia menarik kepala Mira ke dekapannya. “Pasti sayang.” *** Amara duduk seorang diri di sebuah kafe dekat kampusnya. Hari ini terasa sangat berbeda dari hari-hari sebelumnya. Tapi dia cukup menikmatinya. Dia mengangguk puas.
377 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as arti mar'ah
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status