Samaran Terakhir
"Kita harus ke pantai! Mereka tidak akan mengejar kita di perairan!"
Armand tertawa, menghindari peluru yang hampir menghantam kepalanya. "Kau pikir mereka akan menyerah begitu saja? Ini lebih dari sekadar perburuan, Adrian! Ini pembantaian!"
Adrian merasakan adrenalin memompa dalam darahnya, menggantikan rasa takut yang sempat menguasai. Ia menarik senjatanya, menembak seorang pria yang muncul dari balik pohon dengan gerakan cepat. Musuh itu terjatuh, wajahnya menghantam tanah dengan bunyi yang tumpul.