Petaka Mendua
Lalu, ia memberikan tubuh mungil, si bayi lucu itu kepadaku.
"Ayo, Bu. Kita gabung kesana! Jangan ganggu Aish," kataku. Sambil melemparkan pandangan, ke arah Aish. Ia terlihat asik, mengobrol dengan si Arman.
Arman, adalah laki-laki, yang dulunya begitu tergila-gila dengan Aisya. Sayangnya, Aisya begitu kaku dan tidak mau berhubungan dengan siapapun saat itu.
Hot Chapters