Pria Alfiyah
imbuh Iklil.
"Abah--kyai sedang berada di ruang mengaji, kita tidak bisa menggangunya. Begini saja, sekarang Kamu boleh pulang, Saya yang mengizinkan. Nanti Saya yang akan memberi tau kyai." Nyai Fatimah tersenyum, begitu pun Iklil.
"Terima kasih banyak, Nyai. Saya pamit, assalamualaikum." Ucap Iklil seraya mencium punggung tangan nyai Fatimah.
ตอนยอดนิยม