Menjadi Pelakor Suami Sendiri
“Boleh. Ambil saja yang kamu inginkan.”
Tubuhnya sudah terasa sangat lelah, Ares ingin pulang dan segera istirahat. Apalagi dasinya itu terasa mencekik lehernya. Sudah 2 jam lebih, mereka berkeliling, masuk ke toko satu, lalu toko yang lainnya. Itu pun Raisa belum merasa puas. “Sayang, menurutmu dari dua ini, mana yang bagus?” tanya Raisa memperlihatkan sebuah 2 tas branded dengan model yang berbeda, tetapi memiliki warna yang sama.
Ares melihat sekilas, lalu menunjuk tas yang berada di tangan kanan Raisa. “Ah, tapi menurutku yang ini lebih bagus,” ujar Raisa pada tas yang berada di tangan kirinya.
Bab Populer