Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dekapan Panas Kakakku

Dekapan Panas Kakakku

Tawanya meledak karena ucapan polos Kiara. “Ara, itu alat yang baru dikembangkan oleh kakakmu. Mesin pembuat sosis telur,” ucap Carlos setelah mati-matian menahan tawanya kembali, “tapi … sepertinya mesin itu tidak perlu lagi.” “Kenapa nggak perlu?” tanya Kiara dengan wajah polosnya. Hanson mendelik, seperti memperingatkan agar Carlos tidak menambah keruh kesalahpahaman ini.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 291 Times as bakar bakaran
Read
+Library
Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Di saat sedang menyantap sate, Azzo menceritakan kenangannya yang mirip dengan kegiatan saat ini. “Kau tau El, aku dulu sering sekali membakar sate seperti ini. Terutama di saat tahun baru maupun saat hari kemerdekaan. Kami menyebutnya bakar-bakaran kurasa.” “Bakar-bakaran? Penamaan yang unik, di sini sih aku tidak pernah mendengar hal semacam itu.” Azzo mengangguk, matanya menerawang ke masa lalu melihat bintang di langit malam yang baru saja tiba.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as bakar bakaran
Read
+Library
Mas, Baksomu Ngangenin

Mas, Baksomu Ngangenin

sahut sekelompok orang yang bersama Pak Sarmin. Pak Sarmin adalah pemilik warung bakso lama di seberang ruko Andre. Lelaki itu rasa irinya setengah mati karena pelanggannya memilih makan di tempat Andre. Lelaki itu diam-diam menyebarkan gosip ke pelanggan bahwa bakso Andre kenyal dan tahan lama karena memakai campuran boraks dan formalin. Sontak saja ucapannya itu membuat mereka yang sedang makan di sana menghentikan suapan makanannya, lalu pergi meninggalkan tempat itu. Ada yang membayar, ada juga yang menolak membayar karena merasa tertipu oleh Andre.
198 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as bakar bakaran
Read
+Library
Boss Baru itu Ayah Anakku

Boss Baru itu Ayah Anakku

“Apa kamu anaknya?” Caramel langsung menganggukkan kepalanya, “Iya, saya anaknya!” Laki-laki itu pun mengulurkan tangannya, “Saya Dion Baskara Praharya!” Caramel langsung menyambut uluran tangan itu, “Caramel. Anda ada hubungan apa dengan mamah saya?” tanya Caramel tanpa basa-basi.
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as bakar bakaran
Read
+Library
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

Dan wanita hamil yang orang-orang anggap mengidam itu sedang memakan bakso bakar seperti permintaannya, bahkan yang pedas pula. "Pelan-pelan makannya." tegur Declan, sambil menyeka sudut bibir istirnya yang ada saos. "Ini enhak bahgat!" Irish bicara dengan belepotan. Ia memang sudah memikirkan ini sedari siang, tapi menahan diri karena Declan kerja dan juga siang-siang tidak dijual. Biasanya bakso bakar dijual di pinggir-pinggir jalan. "Makanlah." Bahkan Declan langsung membeli 20 tusuk, semoga Irish tak kesurupan untuk menghabiskan ini semua karena bisa-bisa perutnya meledak.
1042.0K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as bakar bakaran
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Hakim Neraka berjalan ke arah Jaka dengan senyum mengembang. "Apakah kau penasaran, bagaimana cambuk ini bisa membakar tanah? Hahaha dia bisa membakar apa saja yang dia kenai. Bahkan termasuk dirimu, ajian Cemeti Pembakar Jiwa ini hanya aku satu-satunya yang menguasainya! Jadi harusnya kau berterimakasih karena bisa merasakan kehebatan cambuk merah ini." kata Kresna Andika Jaka Geni tertawa cekikikan.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as bakar bakaran
Read
+Library
Budak Hasrat

Budak Hasrat

Ucapku terbata disela isak yang sudah kutahan sejak tadi. "Tuan muda tidak akan menyakitimu." Kugelengkan kepalaku. "Dia seperti monster Vika. Dia sangat menyeramkan." Mataku masih menutup karena takut. "Baiklah, tenangkan dirimu dulu. Sudah kubawakan sarapan lezat seperti kemarin. Bukankah kamu ingin menu ini lagi." Kulepaskan pelukannya, lalu wanita itu mengambil nampan yang terletak dimeja sebelah ranjang. Aku tak mau menoleh kearah lainnya kecuali pada Vika. "Aku akan menunggumu sampai selesai makan."
1014.1K viewsOn holdAdded to Library 325 Times as bakar bakaran
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Dalam kegelapan, manajer itu tidak mengucapkan sepatah kata pun. Dia mengangkat kakinya yang mengenakan sepatu hak tinggi, lalu menendang keras perut bagian bawahku. Rasa sakit yang luar biasa membuatku langsung meringkuk, perutku terasa bergolak hebat. “Siapa suruh kamu menghabiskan uang pacarku!” “Siapa suruh kamu menggodanya?!”
12.9K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as bakar bakaran
Read
+Library
KERUMUNAN ADALAH NERAKA

KERUMUNAN ADALAH NERAKA

Surabaya, kota yang tak pernah tidur, kini menjadi medan pertempuran yang lebih kompleks dan lebih sulit dipahami. Semakin mereka menyelami dunia pasar yang dipenuhi kerumunan yang keras dan penuh persaingan, semakin mereka merasa semakin jauh dari akar mereka. Namun di sisi lain, mereka juga mulai merasakan api yang membara di dalam diri mereka. Api yang menyala di dalam diri mereka adalah hasrat, semangat, dan tekad untuk meraih sesuatu yang lebih besar.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as bakar bakaran
Read
+Library
Kakakku Bukan Kakakku

Kakakku Bukan Kakakku

Aku terkejut dan seluruh tubuhku gemetar, bakso di mulutku berjatuhan keluar, tanpa sadar aku mengatupkan kedua kakiku dan bahkan mengerang karena terlalu sensitif. Kakakku menyadarinya dan menatapku dengan khawatir. Aku tersipu dan gemetar, "Nggak apa-apa, baksonya terlalu panas." Kaki itu bergerak liar dalam kegelapan, rasa gatal yang tak tertahankan menyerangku. Aku berpegangan erat pada kaki meja, berusaha menahannya tapi seluruh tubuhku masih gemetar, akhirnya aku benaran kehilangan kendali.
11.8K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as bakar bakaran
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status