Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ibu Susu untuk Bayi Kakakku

Ibu Susu untuk Bayi Kakakku

"Aku kira kamu nggak bakal jajanin uangnya semua. " Sarah yang sedang mengganti bajunya pun melihat ke arah Baskara dengan tatapan bingungnya, " Katanya buat aku jajan, kok malah ngomong kaya gitu. Nggak ikhlas ngasih uang ke akunya? " "Kalau nggak ikhlas aku gantiin aja, " lanjut Baskara. Baskara menggelengkan kepalanya dengan keras, " Bukan begitu sayang, maksud mas tuh ini makanan sebanyak ini siapa yang mau makannya? Siapa yang kau habisinnya? "
3.3K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as bakisah
Read
+Library
Terjerat Hati Teman Kecil

Terjerat Hati Teman Kecil

tukas Bastian. “Okay, papa biang kerok.” “Okay mama kopi hitam.” “Hahaha, assalamualaikum,” ucap Cilla di telepon. “Waalaikumsalam,” balas Bastian kemudian memasukkan ponselnya di saku celana. Pria itu lekas memesan bakso. Setelah beberapa saat dia mendapatkan pesanannya yang dibungkus, Bastian berbalik badan. Namun, seseorang yang tidak ingin ia temui berdiri dan menghampiri dirinya.
102.6K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as bakisah
Read
+Library
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

"Lima porsi bakso bakar, satu gak pake mayones, satu gak pake apa-apa, tiga lainnya paket lengkap ditambah satu es teh. Sekalian kerupuk 20 ribu. Pesanan kedua, es teh lima sama bakso telur lima porsi. Pesanan ketiga bakso telur dua porsi, tapi telurnya ada lima. Pesanan ke empat, bakso meriang love ditambah telur untuk tiga porsi, seporsi lainnya nggak." "Hah?!" "Aduh, Kak. Masa mau aku ulang lagi?" Ainun terkekeh pelan, kemudian melirik pada Alia. "Bantu catat sebentar, Lia. Soalnya aku mau ngedit video biar makin estetik!" "Tentu." Ainun menyisir sekitar dan tidak menemukan Nizar. Dalam hati bertanya-tanya, kenapa dia belum datang padahal siang hampir saja berganti sore?
106.2K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as bakisah
Read
+Library
Bagaikan Menu Warteg

Bagaikan Menu Warteg

jawab Bibik sambil menangis "A-da apa Bu?"tanyaku panik "Paman mu. Nduk. Sakit."jawabnya "Bapak sakit apa Bik?"tanyaku semakin panik "Paman mu jatuh habis bertengkar dengan Rudi dan Sari."jawabnya. "Bertengkar? Bertengkar kenapa Bik?"tanyaku semakin panik "Nduk. Tolong usahakan pulang. Nanti Bibik ceritakan semuanya."pintanya
3.3K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as bakisah
Read
+Library
Sang Primadona Rumah Bordil

Sang Primadona Rumah Bordil

Sedangkan satunya nas dengan irisan chiken katsu dan baluran saos yang ia duga black papper. “Beli di mana?” tanya Natasya. “Situ dekat, sebentar panas Sayang.” Gaza meletakkan nampan di jok belakang dan mengambil mangkuk berisi bakso dengan kepul asap. “Bau enggak?” Gaza memasang wajah siap mendapat seruan istrinya karena bau dari kuah bening bakso.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as bakisah
Read
+Library
Budak Hasrat

Budak Hasrat

Ucapku terbata disela isak yang sudah kutahan sejak tadi. "Tuan muda tidak akan menyakitimu." Kugelengkan kepalaku. "Dia seperti monster Vika. Dia sangat menyeramkan." Mataku masih menutup karena takut. "Baiklah, tenangkan dirimu dulu. Sudah kubawakan sarapan lezat seperti kemarin. Bukankah kamu ingin menu ini lagi." Kulepaskan pelukannya, lalu wanita itu mengambil nampan yang terletak dimeja sebelah ranjang. Aku tak mau menoleh kearah lainnya kecuali pada Vika. "Aku akan menunggumu sampai selesai makan."
1014.4K viewsOn holdAdded to Library 460 Times as bakisah
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as bakisah
Read
+Library
Nafkah Batin Basi

Nafkah Batin Basi

Pintu kamar sang Asisten pelan terbuka, Wanita empat puluh tahunan itu keluar sambil mengucek mata. “Lho, Bibik tidur? Terus?” tanya Amelia sambil menunjuk ke arah dapur. “Itu, yang di dapur?” Bik Jum balik bertanya. “Ya, siapa? Seperti ornag sedang memasak?” “Ya, tamu Non, manusia aneh!” “Lho, Pak Daffin?” “Hem?” Bik Jum mengangguk berkali-kali. Sorot matanya memancarkan rasa aneh, melirik ke arah dapur.
10100.6K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as bakisah
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Setelah kekecewaan itu telah berakhir, kau hendak memercikkan kembali api cinta yang telah kau padamkan. "Nasi sup pake sate mau?" tanya Mas Brian. Aku mengangguk sambil menunduk malu. Karena hampir salah paham. Lalu ia memesan dua porsi nasi sup lengkap dengan sate ayam. Kami duduk di lesehan, menunggu makanan. Setelah pelayan menyajikan makanan di meja. Aku dan Mas Brian segera menyantapnya. Nasi sup khas Banjar.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as bakisah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status