Takdir Dinda
Ibu mendengarkan dengan serius, tatapan matanya melihat Dinda tanpa berkedip, membuat Dinda jadi salah tingkah.
“Nak, ibu mau tanya, kamu asli dari mana.”
“Saya dari Jawa, anak ketiga dari lima bersaudara, saya diasuh bibi sejak kecil, karena orang tua saya sudah meninggal.”
“Kamu mau tidak jadi menantu saya,” kata Ibu.
“Anak saya itu, Sarjana Ekonomi, tapi tidak punya pekerjaan, kerjanya yaitu seperti kamu lihat.”
“Maaf ibu, mohon maaf sebelumnya. Saya belum bisa menjawab. Pertama, yang akan berumah tangga bang Angga, bukan ibu, jadi seharusnya dia datang ke saya bukan ibu."
Hot Chapters