Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Yang Tak Kupilih

Pernikahan Yang Tak Kupilih

Di meja tempat Katerina biasa kerja hanya tersisa komputer yang mati dan sedikit berdebu karena sudah ditinggal beberapa hari. Ada juga beberapa buku yang berisi laporan harian yang di tulis oleh Katerina. Membuka lembar demi lembar buku itu seolah ia sedang mengingat setiap coret yang Katerina buat di dalamnya. Hingga ia menemukan sebuah kertas yang ditekuk ke dalam. Bayu membukanya perlahan, tapi itu berakhir membuat dadanya sesak.
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 172 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Ipakita ang mga Review (10)
Read
+Library
Aurora Aurora
Adduuhhh... jujur THOORRRR kalo karakter cowo nya modelan Bayu gini CELAMITAN KEMALUAN NYA.....!!!! Duuuhhhh... Jaga kesehatan READERS biar TETEP WARAS... Kalo masalalu ga masalah ya mau Making love Bercinta tiap hari sama Pacarnya dulu, Tapi skrg posisinya Bayu udah NIKAH...!! KASIH AZAB BUAT BAYU
Dandelion
Hallo Aku ingin mengucapkan terima kasih untuk semuanya yg sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini, itu benar-benar berarti untuk aku. Semoga kalian juga berkenan untuk memberikan ulasan, komentar, saran, kritik yg membangun atau dukungan yg lainnya......... Sehat selalu ya, kalian.
Basahin ang Lahat ng Review
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Semua laporan peperangan, risalah, dan pengumuman besar tersimpan di sana. Tapi hari ini, ia membawa satu buku baru. Buku yang tidak memiliki judul. Hanya berisi halaman-halaman kosong. Ia meletakkannya di rak paling depan. Dan menempelkan selembar kertas kecil: “Untuk semua kisah yang tidak ingin jadi besar. Hanya ingin dikenang… dengan tenang.” --- Siang menjalar tenang ke seluruh Teman Sunyi.
101.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 34 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Read
+Library
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

Kalau soal menaruh pakaian, itu lain cerita. Mereka sering ribut kecil karena Catra lupa memasukkan pakaian kotornya ke keranjang atau mengambil baju dengan cara menariknya dengan kasar hingga tumpukannya berantakan. Iseng, Padma mengambil jurnal tersebut dan membukanya tepat di halaman yang terdapat pulpen di tengah-tengah buku tersebut. Sepertinya itu adalah halaman terakhir yang ditulis Catra karena halaman setelahnya hingga akhir, masih bersih tanpa noda pulpen setitik pun.
5.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 140 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Read
+Library
DILEMA DUA HATI

DILEMA DUA HATI

Karena tak bisa tidur pula, ia membaca buku catatan berwarna hitam yang masih tersimpan sangat rapi bahkan pena itu tidak berkurang tintanya. “Siapa pemilik buku ini, sepertinya catatan di dalamnya sangat penting.” Fahmi membuka buku itu untuk yang kesekian kalinya. Tak juga ia baca sebuah nama yang tertulis di tulang buku tersebut. Catatannya rapi dan semua hal-hal penting. Pemiliknya merasa sangat kehilangan saat membuka tas ransel, bukunya sudah hilang karena kecerobohannya sendiri.
1011.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 219 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Read
+Library
Dekapan Hangat Kakak Angkatku

Dekapan Hangat Kakak Angkatku

"Apa yang sudah kamu tulis di sini?" Tubuh Sela mendadak kaku. Pandangannya terpaku pada buku catatan itu, kenangan demi kenangan berhamburan tanpa bisa ia kendalikan. Buku yang dulu ia cari ke mana-mana. Buku yang berisi tulisan tangannya, doa-doa kecil, keluh kesah, dan perasaan yang tidak pernah ia berani ucapkan tentang Kai. Kini buku itu berada di tangan orang yang seharusnya tidak pernah membacanya.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 129 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Read
+Library
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

ancam Tirto mencoba bertahan dengan sisa-sisa harga dirinya. "Tuduhan pembakaran itu belum seberapa dibandingkan dengan apa yang kupegang sekarang," balas Leo dingin. Leo mengeluarkan sebuah buku catatan bersampul hitam dari balik jaket kulitnya. Ia mengangkat buku itu tinggi-tinggi ke udara, membiarkan cahaya pagi menyorot benda laknat tersebut. "Buku apa itu, Dokter Leo?" tanya salah satu perwakilan petani teh dengan kening berkerut penasaran.
1028.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Read
+Library
Rain

Rain

jawab Tania yang tidak tahu buku tersebut “Aku kasih tahu kamu yah, ini tuh buku putih perjuangan mahasiswa sembilan belas tujuh delapan, karya ini lebih tepat di sebut sebagai dokumen penting” ucap Rain pada Tania menjelaskan buku yang baru saja dia temukan “Dokumen penting” ucap Tania yang bingung
9.129.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 927 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Read
+Library
Menjadi Istri Duda Muda

Menjadi Istri Duda Muda

Terlihat tidak terlalu tebal. Kemal mengambil buku itu dan membolak-baliknya. “Buku apa ini?” tanya Kemal penuh penasaran. “Eeh, i- itu buku ca- catatan Gus,” ucap Nazila dengan terbata-bata. “Catatan apa ya,” terkadung Kemal sambil mengingat ngingat mengenai buku yang sedang dia pegang itu. “Baca aja Gus, ya sudah saya duluan ya,” ucap Nazila akhirnya pergi duluan tanpa menjelaskan mengenai buku itu.
6.922.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 683 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Read
+Library
Mencintai Musuh Ayahku

Mencintai Musuh Ayahku

pelan suara Utami saat Joandra bertanya sekaligus mengecup dahinya. Joandra tersenyum kemudian merengkuh wanita yang beberapa tahun ini dipacarinya agar berbaring di atas lengannya. Sementara tangannya yang lain menjangkau buku favoritnya—Catatan Seorang Demonstran karya Soe Hok Gie—yang tergeletak di atas nakas. Buku itu sudah lusuh. Beberapa halamannya juga menguning. Terdapat beberapa lipatan di beberapa lembar untuk menandakan poin-poin penting. Sembari mendekap Utami, Joandra membuka halaman terakhir yang dibacanya lalu meneruskan bacaannya.
105.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 130 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Read
+Library
40 Hari Setelah Kematian Bapak

40 Hari Setelah Kematian Bapak

tanya Joko. Murni menggeleng dengan air mata berlinang. "Aku... aku tak bermaksud... aku tak tahu kalau ini akan terjadi!" Dengan gerakan cepat, ia membuka lemari itu. Seketika, hawa dingin menyergap ruangan. Angin berhembus dari dalam lemari, membuat semua orang mundur selangkah. Di dalamnya, ada sebuah buku usang. Iya, itu adalah buku catatan Raharjo yang masih ia simpan.
109.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 323 Beses bilang buku catatan seorang demonstran
Ipakita ang mga Review (52)
Read
+Library
Viva Oke
makin seru kisah perjalanan murni dan Aji dalam menyingkap tabir kesesatan orang tuanya dimasa lalu. akankah murni berhasil melindungi seluruh orang yang ada disekitarnya dari amukan sangkalana atau murni bakal ikut hancur bersama prana yg ada didalam tubuhnya?
Aprilia Mulyaningsih
ceritanya bagus dan menarik. tapi ada bbrp part di bbrp bab yg blm selesai ku baca tp ky udah tau endingnya. menarik... penasaran ...yg aku ntah knp kayak aku paham. nth pernh baca nth apa, aku sendiri gak tau bingung
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1234569
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status