Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mertua Pilih Kasih, Kubuat Gigit Jari!

Mertua Pilih Kasih, Kubuat Gigit Jari!

Aku langsung menangis sesenggukan. “Kamu mimpi apa? Kok sampai nangis kayak gitu?” tanya Bang Jo sambil mengelus rambutku. “Abang terbangun karena mendengar tangisanmu,” lanjut Bang Jo. Aku masih belum bisa berkata-kata. “Mimpi apa?” tanya Bang Jo lagi. “Mimpi Angga jatuh dari motor, berdarah-darah.” Aku menjawab dengan perlahan.
1058.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Dewa

Dewa

Jerit Nyonya Finda dari balik pintu. "Ibu tidak salah, aku yang salah." Dewa berdiri, dia rebahkan tubuhnya di atas ranjang usai menumpahkan semua isi dalam tasnya. Buku persiapan ujian dia s***k lebar-lebar. Berlinangan airmata dia baca dan coba memahami pelajaran walau tak satu pun yang tersangkut dalam otaknya. Mungkin karena letih dan lemah sekali ditambah jarum infusnya dilepas, Dewa mudah terlelap dalam balutan mimpi. Anak muda berjiwa samudra itu mengatupkan kelopak matanya. Buku pelajarannya pun terkulai di atas dadanya. Selamat tidur Dewa, mimpi yang indah. Mungkin angin akan berbisik seperti itu. °°°°°°°
9.97.8K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Iblis Yang Mencintaiku

Iblis Yang Mencintaiku

Ara bangkit dan berlari sekencang mungkin, memeluk kaki wanita itu erat-erat hingga nyaris membuatnya kehilangan keseimbangan. "Ibu!" "Ara?" Wanita itu terkejut, lalu segera berjongkok, mensejajarkan tubuhnya dengan Ara. "Kenapa kau menangis?" tanyanya, dan menatap gadis yang masih mengeluarkan air mata. Begitu jari-jari lembut itu menghapus air mata di pipi gembilnya, pertahanan Ara benar-benar hancur. "Ibu ...." Suaranya pecah dalam isak, ingusnya meluber. "Ara bermimpi buruk … sangat buruk. Menakutkan."
101.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

Tidak terlalu jelas bagaimana keseluruhan cerita mimpi itu berlangsung, tapi yang jelas, Azura selalu bangun dalam keadaan berderai air mata. Setiap pagi, Azura memulai harinya dengan perasaan cemas. Mimpi itu seperti membawa firasat buruk. Entah ini pertanda akan datangnya kabar tak baik, ataukah sebuah petunjuk untuk Azura agar bisa menyelamatkan Gavin dari bahaya. "Pagi, Azura. Kopi biasa?" tanya Rendi tepat saat Azura masuk ke dalam kedai. Azura mengangguk. "Kamu kurang tidur? Matamu sembab."
102.5K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Terjerat Pria Masa Lalu

Terjerat Pria Masa Lalu

"Beberapa hari ini ayah mimpi kamu lagi nangis, Sha. Takutnya itu pertanda buruk." Alisha meringis tipis saat mendengar kekhawatiran sang ayah. "Yah, udah jaman modern gini nggak perlu overthinking mikirin tafsir mimpi deh," seru Alisha terkekeh. "Tapi mimpinya sudah berkali-kali, apalagi yang terakhir kamu nangis sambil meluk bayi." Deg..
101.7K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

Fito dengan gaya bahasanya yang masih belum jelas, menerangkan kalau aku teriak-teriak lalu menangis. Benar. Rupanya aku bermimpi. Hingga menangis sungguhan, untunglah semua itu hanya mimpi belaka. Aku segera memeluk bocah itu dan berterima kasih kepada Tuhan, dan berharap kalau itu hanyalah buah tidurku saja.
1021.5K viewsOngoingAdded to Library 495 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Suami kedua Lebih Berasa

Suami kedua Lebih Berasa

Bab 2. Pertengkaran Kami “Bangun Bun, bangun, kamu kenapa kok tidur di sini? Kamu mimpi apa kok sampai nangis?” tanyanya kepadaku sambil menyeka pipi basahku dengan tisu. Aku menatapnya, tatapan sendu berurai air mata menggambarkan sedih hatiku. Aku bersyukur semua itu hanya mimpi dan walaupun hanya mimpi, tetapi hal itu terasa begitu nyata. Seolah menikam jantungku tanpa perasaan. Sakit dan sesak secara bersamaan.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Ia ingin melepaskan rasa sesak itu. Sekali lagi perasaan sedih itu menguak, dalam isak tangisnya yang pelan. Air matanya perlahan jatuh. Tetapi masih dalam kontrol, ia tahu aturan penting saat mengatur mimpi adalah tidak membawa sesuatu yang begitu emosional ke dunia ini. Ia menghela napas, mencoba menormalkan pernapasannya. Satu tangan tiba-tiba terjulur di sampingnya, memberikan sebuah saputangan.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Saat Terbangun dari Mimpi

Saat Terbangun dari Mimpi

Dari kaca spion, kulihat ia masih berdiri di tempat yang sama, seperti patung yang ditinggalkan seluruh dunia. Malam itu, aku bermimpi buruk tentang hari kematian adikku. Diriku berlutut di samping jasadnya yang dingin, menangis histeris. Rafael dan Selena berdiri tidak jauh dariku, menatapku dengan wajah dingin. Aku pun terbangun dengan tubuh dipenuhi keringat dingin. Aldo ternyata sudah berada di samping, menepuk punggungku dengan lembut, menenangkanku.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
Budak Cinta Berondong Nakal

Budak Cinta Berondong Nakal

Terisak dan menangis. “Hei. Ada apa? Aku di sini. Jangan menangis. Sekarang ceritakan mimpi apa sampai kamu ketakutan seperti ini?” Aku masih memeluknya. Enggan untuk menceritakan apa yang baru saja aku alami dalam mimpi. “Bagaimana mungkin aku akan menceritakan mimpi menjijikkan itu,” ucapku dalam hati.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as buku mimpi menangis
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status