Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Aerina No 7
"Your Highness." "Lady Eiren." Di bawah langit malam yang kelam, tanpa sedikit pun memunculkan cahayanya sang bintang apalagi cahaya sang rembulan. Di tengah-tengah taman yang banyak ditanami bunga eglantine yang merumpun, … juga di antara hujan taburan kelopak bunga pohon plum yang jatuh meluruh. Beserta di sekitar beterbangannya bola-bola cahaya api, dilengkapi dengan kepakkan sayap kecil ratusan kupu-kupu merah muda. Mereka berdua, sepasang anak muda berlawanan jenis, yang masing-masing darinya sedang mencium harumnya setangkai bunga keramat pun, … saling berhadapan satu sama lain, dengan ekspresi muka yang tampak begitu serius. "Daripada Tunangan saya, …." "Daripada Tunanganku, …." Berbicara bersamaan sekaligus bergerak secara bersamaan pula, mereka … lekas melanjutkan ucapan yang sempat terjeda dengan menggunakan suara yang lantang, seraya mengasongkan tangkai bunga yang tengah dipegang sendiri untuk cepat-cepat diberikan kepada sang lawan bicara. "… Saya akan memilih Anda!" Sang pemberi bunga yang melambangkan cinta mati, yaitu bunga mawar hitam, … Lady dari kediaman Marquess Eiren, Darissa. "… Aku akan memilihmu!" Juga sang pemberi bunga yang melambangkan banyak kebebasan, yaitu bunga bakung laba-laba merah, … pangeran kedua kerajaan Aethelred, Lancient. "MARI/AYO KITA MENIKAH!" Sudah memutuskan untuk bekerja sama di kesempatan kedua ini, … dalam membalaskan dendam mereka.
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 384 Times as bunga kematian
Read
+Library
Menikahi CEO Dingin

Menikahi CEO Dingin

Area dewasa mohon bijak dalam membaca. Bunga, seorang gadis dan juga anak tunggal. Ayahnya meminta gadis itu untuk menikah dengan putra dari Sahabatnya dikarenakan hal ini merupakan wasiat dari sang Kakek Sang Kakek telah berjanji kepada sahabatnya untuk menikahkan anak mereka, dengan demikian mereka bisa berbesanan. Namun sayangnya, istri mereka melahirkan bayi laki-laki semua. Akhirnya mereka mengubah kesepakatan itu, cucu merekalah yang akan mereka jodohkan kelak. Karena rasa sayang kepada sang Ayah, Bunga pun setuju untuk memenuhi wasiat yang telah disampaikan tersebut. Gadis itu bersedia menikah dengan Alvaro. Setelah menikah dia baru mengetahui bahwa suaminya adalah CEO di tempatnya bekerja. Selama ini dia tak pernah mengetahui siapa CEO dari perusahaan tempatnya bekerja. Dia pun tak pernah mau tahu. Gadis itu bekerja di sebuah kantor cabang dari perusahaan besar. Setelah menikah, Bunga mendapatkan promosi ke kantor pusat. Disanalah mereka bertemu dan Bunga baru mengetahui, siapa suaminya itu. Alvaro yang menganggap pernikahan itu sakral pun mulai berusaha untuk mendekati Bunga dan mengambil hatinya. Bahkan Alvaro berusaha agar cepat mendapatkan keturunan, agar ia bisa mengikat Bunga untuk tetap bersama dengannya. Bisakah Alvaro mempertahankan cintanya untuk Bunga? Apakah Bunga akhirnya bisa mencintai Alvaro dengan sepenuh hati?
105.5K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as bunga kematian
Read
+Library
DOSEN GANTENG ITU SUAMIKU

DOSEN GANTENG ITU SUAMIKU

Bunga tidak pernah menyangka kalau Ezza—suami pilihan orang tuanya, tiba-tiba menjadi dosen di kampusnya. Apa tujuan Ezza sebenarnya? Kenapa dia tidak memberitahukan Bunga?
4.1K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as bunga kematian
Read
+Library
Undangan

Undangan

Anis Bunga Dewi
Sya memutuskan mencari mantan kekasihnya setelah suaminya meninggal satu tahun. Mengetahui mantannya, Rayhan, masih tak berpasangan. Sya berniat menjalin hubungan kembali dengannya. Dengan cara-cara anti-mainstream, Sya mengejutkan Rayhan lewat bukunya setelah tidak bertemu selama 15 tahun.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as bunga kematian
Read
+Library
Kecelakaan Maut Merengut, Suamiku Mementingkan Mantan Pacarnya

Kecelakaan Maut Merengut, Suamiku Mementingkan Mantan Pacarnya

Tiga hari sebelum pernikahan, mantan pacar Rafi yang mengidap klaustrofobia memblokir mobilku di tepi jurang Jalan Bermera. Dengan kecepatan 100 km/jam, dia menabrak mobilku sebanyak 12 kali. Saat Rafi tiba bersama mobil polisi, aku sudah dikeluarkan oleh petugas pemadam dari kursi pengemudi yang ringsek. Namun, dia malah berjalan menuju mobil sport edisi terbatas yang hanya tergores sedikit catnya, lalu memeluk Nayla yang sekujur tubuhnya gemetaran. "Pak Rafi, dahi Kak Tika berdarah, harus segera dibawa ke rumah sakit untuk dijahit." Rafi mengangkat tangan menghentikan tandu yang mengangkatku, lalu melirik dahiku yang berdarah dan lenganku yang memar. "Cuma luka ringan. Nayla punya klaustrofobia, di tempat terpencil seperti ini kondisinya lebih berbahaya, bawa dia dulu ke rumah sakit." Saat ditinggalkan, aku mengerahkan sisa tenagaku untuk mencengkeram ujung celananya mati-matian. Dia mengerutkan kening dan melepaskan jari-jariku satu per satu, "Nayla nggak sengaja, dia cuma lagi kambuh. Kamu 'kan pengacara, harusnya paham apa itu keadaan kahar, jangan buat masalah." Setelah itu, dia mengambil sebuah perjanjian damai dari tangan asistennya. Dia menggenggam pergelangan tanganku yang sudah lemas, lalu menekan cap sidik jariku di atasnya. "Nanti ada mobil penyelamat lagi di belakang, tahan sebentar."
1.9K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as bunga kematian
Read
+Library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Aku didiagnosis menderita lupus eritematosus sistemik stadium berat dan akan meninggal tiga hari lagi. Setelah 188 kali telepon permintaan tolongku ditolak suamiku, aku membawa hasil pemeriksaan dan melangkah masuk ke kantor pelayanan perawatan akhir hayat. “Halo, tolong bantu jadwalkan proses kremasiku dan ajukan juga bantuan subsidi dari pemerintah.” Sepuluh menit kemudian, mereka datang. Belum sempat aku bicara, suamiku yang seorang pengacara langsung menamparku tanpa ekspresi. “Demi merebut perhatian dari Penny, kamu pura-pura sakit parah?” Kakakku yang seorang dokter merebut hasil pemeriksaanku, lalu membuka dan menatapku, sambil mencibir, “Lupus? Kalau mau pura-pura sakit, setidaknya yang masuk akal. Penyakit seperti ini hanya diderita satu dari sejuta orang.” Aku menahan rasa sakit di tubuhku, lalu kembali ke meja petugas dan menyerahkan formulir, serta hasil medis lagi. Melihat ruam berbentuk kupu-kupu di pergelangan tanganku, petugas itu tampak iba. “Aku sudah nggak punya keluarga lagi.” “Aku ingin mendaftar layanan kremasi tiga hari lagi, lokasinya bebas. Aku hanya berharap kematianku nggak menjadi beban bagi siapapun.”
8.4K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as bunga kematian
Read
+Library
Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Ini adalah malam tahun baru ketiga sejak suamiku bangkrut. Rumah kami begitu miskin sampai tidak tersisa beras sedikit pun. Dia bilang, dia ingin makan daging. Dengan suhu minus 20 derajat dan badai salju lebat, aku menahan dingin sambil mengendarai motor listrik tua untuk mengambil pesanan kerja lepas. Jalanan terlalu licin. Aku dan motorku terperosok ke selokan. Beberapa tulang rusukku patah dan di tengah salju yang menutupi langit, tubuhku perlahan kehilangan suhu. Menjelang ajal, tanganku masih mencengkeram erat kotak lauk daging goreng yang kubeli khusus untuk tambahan makanannya. Setelah jiwaku meninggalkan tubuh, aku melayang kembali ke rumah kontrakan kami yang selalu berangin, tetapi tak ada seorang pun di sana. Aku keluar dan melihat suamiku berdiri rapi dengan setelan jas di sebuah vila mewah yang hanya terpisah satu jalan. Di tangannya sedang menggoyangkan segelas anggur merah dengan santai. Sekelompok pengawal bersikap sangat hormat kepadanya. Aku melayang mendekat dan mendengar dia bergumam, "Aku benar-benar nggak kepengin lagi jalani hidup sengsara begini. Kalau wanita bodoh itu tahu aku pewaris orang terkaya, mungkin dia akan senang setengah mati." "Tapi, ke mana dia pergi? Kenapa belum pulang untuk masak? Benar-benar makin malas saja." Namun dia tidak tahu, aku tidak bisa pulang lagi.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as bunga kematian
Read
+Library
Perempuan yang Merengkuh Tabah

Perempuan yang Merengkuh Tabah

Zulya Na
Perjalanan hidup seorang perempuan bernama Bunga Eka Raflesia yang penuh luka dan airmata tapi sosok Bunga yang tegar dan berani membuatnya sanggup melewati semua ujiannya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as bunga kematian
Read
+Library
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Charin Stafford mematahkan tiga tulang rusuknya sendiri untuk bisa melarikan diri dari rumah sakit jiwa. Hal pertama yang dilakukan Charin setelah melarikan diri adalah pergi menandatangani surat persetujuan donor organ. "Bu Charin, kami berkewajiban memberitahumu kalau ini adalah donasi khusus. Jenazahmu akan digunakan sebagai bahan percobaan untuk reagen kimia korosif jenis baru. Nantinya, mungkin tubuhmu nggak akan tersisa, bahkan nggak satu tulang pun." Charin menekan dadanya yang berdenyut sakit. Tulang rusuk yang patah membuat suaranya terdengar seperti mesin yang rusak. Dia menarik sudut bibirnya dengan susah payah, menunjukkan senyuman yang terlihat lebih menyedihkan daripada tangisan. "Itulah yang aku inginkan."
6.3K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as bunga kematian
Read
+Library
Kulepaskan Pria yang Tak Menghargaiku

Kulepaskan Pria yang Tak Menghargaiku

Lima tahun lalu saat mengalami kecelakaan di pegunungan bersalju, aku menggendong Nathan yang demam tinggi dan tak sadarkan diri sejauh 30 kilometer. Lututku remuk karena berlutut, suaraku rusak karena terus berteriak minta tolong. Lima tahun kemudian, dia telah menjadi bangsawan berkuasa di lingkar elite ibu kota. Namun, dia malah memanjakan Althea yang dulu mengklaim jasaku, sementara aku tidak digubris sama sekali. Pada hari aku didiagnosis kanker lambung stadium akhir, Althea mencibirku karena bau kemiskinan. Demi menyenangkannya, Nathan melemparkan selembar cek dan menyuruhku pergi. "Ivory, ambil uangnya dan menghilang. Jangan kotori mata Althea." Aku menatapnya sambil menelan rasa amis di tenggorokan, lalu mengambil uang itu dan berbalik melangkah ke dalam badai salju. Nathan, seperti yang kamu inginkan. Tak lama lagi aku akan mati.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as bunga kematian
Read
+Library
PREV
1
...
2223242526
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status