Arabella Milik Sang Mafia
Desahan panjang Stanley menjadi pertanda jika dirinya berhasil mencapai puncak kenikmatannya dengan bersolo karir, tubuhnya yang berotot itu sampai berkeringat akibat terlalu bersemangat, lelehan calon-calon benih premium itupun harus berakhir ditangan kapas dan mendarat sempurna didalam tong sampah.
"Bye, maafkan Dady ya telah membuang kalian sia-sia sungguh Dady tidak berniat tapi apalah daya, momy kalian tidak mau lagi menampung kalian! Mudah-mudahan ini yang terkahir Dady membuang kalian secara cuma-cuma, doakan saja momy kalian mau sesegera mungkin menampung generasi kalian selanjutnya!" kata Stanley berbicara sendiri dengan tisu-tisu yang sudah dia buang ke tempat sampah didalam kamarn