Dinikahi CEO Arogan
Mengucapkan terima kasih saja harus repot-repot bertemu seperti ini.
"Begitu, ya? Ya ampun, sampai segitunya, gak apa-apa, nek. Aku ikhlas menolong orang."
"Kamu sudah punya pacar belum?"
"Belum."
"Mau gak sama cucu saya? Kamu pasti cocok sama dia. Ganteng, cerdas, cekatan, banyak yang suka pula. Istrinya dulu meninggal karena sakit parah. Awalnya kami yang menjodohkan dia dengan wanita itu. Eh, Tuhan berkata lain. Jodohnya cuma sampai tiga tahun. Nah, anak kecil yang saya bawa itu anak kandungnya. Namanya Putri, tiap hari dia cemberut terus karena Papanya suka marah-marah," terang beliau.
الفصول الرائجة