Malam Pertama dengan Dosenku
“Iya. Soalnya waktu pelajaran keluarga, aku bingung. Papa kan nggak ada. Jadi aku gambar Mama, sama Hilya aja.”
Haura menahan napas. Tangannya melayang di udara, tak sanggup melanjutkan menyisir.
“Terus, Bu guru bilang gambar Hilya bagus banget. Tapi pas tanya, ‘Papanya mana?’ … Hilya diem aja. Akhirnya Hilya tambahin aja gambar Om Ray," lanjut Hilya lagi.
Hilya bercerita dengan polosnya. Namun, setiap katanya menampar Haura seperti kenyataan yang tak bisa ditutup-tutupi lagi.
Hot Chapters