Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Di hadapan kematian, Djewo tetap ingin menjadi yang paling dominan. Djewo melangkah mendekat. "Keponakan Paman ini datang," ujar Djewo dengan nada suaranya yang terdengar seperti seorang guru yang menyambut murid bandel. Ada nada sindiran dan superioritas yang tajam dalam setiap kata yang keluar dari mulut Djewo.
728 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai dengkul menonjol
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Kata Cepi yang menyela pembicaraan dari Odeng dan Gema. “Hmmmm, kita dah kemana aja ya, owh iya, kita dah ke Cikuray, dah ke Papandayan, sudah ke Patuha juga, terus, kemana sih Deng yang di Pangalengan itu, lupa lagi? ” “Ke Gunung Tilu. ” Kata Odeng yang fokus memperhatikan uangnya. “Nah iya itu ke Gunung Tilu. ”
10126.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai dengkul menonjol
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Baca Semua Ulasan
Gadis Pencuri Hati Tuan Polisi

Gadis Pencuri Hati Tuan Polisi

Ucapnya sambil meliak-liukkan tubuhnya ke kanan ke kiri seolah sedang melenturkan tulang-tulangnya yang sedaei tadi terasa amat kaku. "Ya udah sono lo pergi kampret!! Gue kudu buru-buru kelarin misi gue ini, buruan napa lo sana otw ke pulau kapuk terus mimpi indah, ngapain juga maish di sini..!" Gemas Ten yang mendengar gumaman si D, hingga akhirnya si D pun beranjak dari tempat itu dengan langkah gontai dan sambil terus menguap menyemburkan nafas naganya yang patilah sangat bau karena bercampur jigong yang merembet di pipinya saat tertidur sejenak barusan.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai dengkul menonjol
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Dia mengacungkan goloknya ke langit, disambut riuh angin kencang. Nurul mendongak ke atas sambil berteriak lalu pingsan begitu saja. Abah Munjid menyuruh mereka untuk keluar dari dalam tenda. Nurul dibopong oleh kakaknya. Tampak di luar, Abah Munjid sangat marah. Penampilan Abah Munjid ini sangat khas. Dia punya jenggot juga berewok yang tebal dan berwarna putih. “Apa tujuan kalian naik gunung ini?” tanya Abah Munjid.
8.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai dengkul menonjol
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Kalau kau gagal, maka Dewa Dungdung menghadang perjalanan kitab itu di pantai yang menuju ke Bukit Gulana, dekat perbatasan wilayah itu. Ngerti?" Dewa Dungdung yang bertubuh kurus ceking itu mengangguk dengan mulut bengong bagaikan tak paham atas penjelasan tersebut. Dewa Dungdung memang bertampang bloon, tapi kesaktiannya terletak pada benda kecil yang dapat ditabuh sewaktu-waktu dan getaran suaranya bisa memecahkan gendang telinga lawan dalam sekali tabuh. Karena itulah maka ia dijuluki sebagai Dewa Dungdung.
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dengkul menonjol
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

kata pendekar Gunung Dingjun Mendadak Pak Beng berteriak, "Hei, kalian kalau mau berkelahi, tarung saja di bawah sana, jangan mengganggu pertarungan di atas panggung, kita tak peduli siapa dari kamu yang naik panggung, yang penting jumlahnya hanya sebelas orang."
1043.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dengkul menonjol
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Jika teman2 semua suka sama cerita ini mohon di bantu promonya ke teman2nya / di medsos. Biar cerita ini bisa sampai tamat. Jika tidak, mgkn cerita ini akan diselesaikan sebelum waktunya. dan akan dilanjutkan season 2 di lain waktu. Saya akan coba cerita baru dg judul PUTRA SAMUDRA
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

“Belum tahu nih pak, kemana ya enaknya?” “Kalau Pantai Daplangu bosen banget ya,” celetuk Fatma. “Eh iya, Kalian udah pada ke Ujung Kulon belum?” tanya pak Zamzami. “Ini kan kita lagi di Ujung Kulon pak hehehe,” jawab Mustafa. “Ke sana, ke Cilintang. Desa terakhir di Sumur Pandeglang. Itu pintu masuk jalan darat kalau mau ke Sang Hyang Sirah.”
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai dengkul menonjol
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

tanya Rangga. Jiwan tampak terkejut mendengar pertanyaan Rangga, tapi sedetik berikutnya raut wajahnya kembali normal. "Oh, Pasar Dieng ada di lereng dekat dengan puncak Lawu. Tapi Pasar itu hanya buka di malam hari khususnya di malam Sukra,"jelas Jiwan. "Berarti baru besok malam pasar itu buka ya,"ujar Rangga.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai dengkul menonjol
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Salah Satu diantaranya adalah laki-laki bertubuh kurus kering macam jerangkong hidup berpakaian hitam. Si kurus bergelar Elang Mate Juling ini memang tak mengenal siapa adanya pemuda berambut kemerahan itu. Tapi ia mengenal siapa adanya orang yang bicara itu dengan empat anak buahnya. Walau tak memiliki nama, namun dia yang datang dari tanah Dipa itu kabarnya sedang mencari senjata Pedang Pusaka Istana Es. Dia bergelar Golok Terbang Cambuk Geni. Meskipun belum lama menjejakkan kaki di Pulau Es yang berada di ujung paling timur laut selatan itu, tetapi dia telah menebar darah dimana-mana.
98.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai dengkul menonjol
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status