Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KALA TANTE JANDA BERTEMU DUDA MUDA

KALA TANTE JANDA BERTEMU DUDA MUDA

“Duduk.” Satu kata itu disuarakan dengan nada seperti memerintah oleh Senja, tidak ramah dan tanpa kesan menawari selayaknya pada seorang tamu. Nana Citra terlihat jauh lebih tua dari yang diingat Senja. Tubuhnya juga kurus hingga pakaian yang ia kenakan tampak kebesaran. Senja lebih dulu duduk dengan raut wajah tanpa ekspresi. Nana Citra tampak canggung, tetapi bergerak pelan mengikuti Senja untuk duduk di salah satu sofa yang ada di tengah ruangan.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as diskusi senja
Read
+Library
Meniti Ulang di Usia Senja

Meniti Ulang di Usia Senja

Tetanggaku yang sebaya, Kak Linda, membuka pintu dan berkata dengan suara yang penuh semangat. "Dasar kamu, enam puluh tahun itu sudah tua, tapi bukan berarti mati! Hidup dua puluh tahun lagi bukan masalah, tapi siapa yang mau hidup dengan orang seperti kamu? Bertahan satu tahun saja sudah sulit!" "Beraninya berteriak di sini, aku malah merasa malu untukmu."
10.2K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as diskusi senja
Read
+Library
Rahasia Dibalik Kepergian Istriku

Rahasia Dibalik Kepergian Istriku

Itu bukan reaksi yang ia harapkan atau bayangkan. “Dia wanita licik dan sudah pasti jahat.” Komentar itu membuat Dira kaget. “Biasanya licik memang bersanding dengan jahat, tapi aku tidak mengerti apa yang membuatmu menyimpulkan hal itu?” Senja tertawa. “Percayalah, aku tahu. Jangan biarkan dia menang Dira atau aku akan marah.” Senja menatap jam tangannya. “Sepertinya kita tidak bisa melanjutkan rencana seperti semula. Aku harus pulang sebelum Langit mengirim bala bantuan. Keberatan kalau kita jalan-jalan lain waktu?”
106.0K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as diskusi senja
Read
+Library
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

Ia sedang duduk melihat taman. Senja tersenyum ke arahnya. Wanita tua itu juga membalas senyuman Senja. Keduanya mulai mengobrol ringan. Membahas mengenai siapa yang sakit dan sebagainya. "Kalau soal makanan? Apakah yang menunggu juga dapat jatah makan?" tanya Senja. "Dapat. Tapi hanya satu piring. Jadi meskipun yang menjaga lima orang, tetap jatahnya satu piring."
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as diskusi senja
Read
+Library
Wanita Simpanan Suami Orang

Wanita Simpanan Suami Orang

Lebih bermanfaat dibandingkan berdebat dengan Nayra. Sementara itu, Adit diam-diam menyimak dengan baik peredebatan Dua wanita tersebut. Entah kenapa kebencian Nayra terhadap Senja membuat lelaki itu sedikit gusar. Ia tak suka pada sikap Nayra yang membesarkan masalah hanya karena Senja menyela obrolannya dengan Hafa. “Memangnya apa yang kalian bicarakan sampai wanita di kasir tadi menyela?” tanya Adit.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as diskusi senja
Read
+Library
Pembalasan Istri yang Kehilangan

Pembalasan Istri yang Kehilangan

"Senna, kau seharusnya berdiskusi tentang ini padaku terlebih dahulu bukannya malah "Apa kau juga berdiskusi padaku sebelum membawa kekasihmu ke mansion ini?" sindir Senna. "Kau bilang tidak peduli, tapi kau justru merajuk sampai pindah kamar hanya karena hal itu? Jika kau tidak suka maka katakan saja." "Apa kau akan mengusirnya saat aku mengatakan tidak suka?" ucap Senna dengan sarkas. Evander tidak langsung menjawab Senna.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as diskusi senja
Read
+Library
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

Nanta berjalan mengikuti langkah Tiara. Tiara berhenti dan duduk di bangku panjang tak jauh dari ayunan. "Lihatlah bangku ini Nanta. Ayunan itu, warna senja, deburan ombak, semua masih sama. Tak ada yang berubah. Aku yakin begitu juga dengan Arka," tegas Tiara.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as diskusi senja
Read
+Library
SEHIDUP SEJANNAH

SEHIDUP SEJANNAH

"Tentu nak. Aku masih menyimpannya dengan baik. Tapi... apa bisa kau jelaskan padaku apa yang terjadi? Kenapa kau begitu murung?" "Hanya pertengkaran kecil, Jidah tidak perlu khawatir. Semuanya akan baik-baik saja," ucap Syma dengan senyuman terpaksa. Bukannya dia tidak ingin membagi masalahnya. Namun karena Syma sadar bahwa Alma sudah begitu tua. Tidak seharusnya Syma menambahkan beban pikiran yang akan membuat Alma stres. Ditambah lagi penyakit darah tinggi yang dia derita, bisa-bisa wanita tua yang hanya dimiliki Syma satu-satunya itu juga akan pergi meninggalkannya. Tentu Syma tidak ingin hal itu sampai terjadi.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as diskusi senja
Read
+Library
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

Sari, terimakasih, ya, Dika, benar - benar bodoh telah menyia - - nyiakan gadis secantik dan sebaik kamu. Sambil memakan bakso, Mereka bertigapun kembali mengobrol, tapi bukan membahas soal Dika lagi, melainkan soal proposal yang akan diajukan untuk sidang seminar, Wina saking doyannya dengan bakso, sampai sudah menambah dua mangkuk, membuat Sari dan Naura geleng - geleng kepala.
4.2K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as diskusi senja
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

“Aku ... Aku enggak pernah berpikir sejauh itu, Day.” “Kamu harus tegas, Ra. Aku tahu betul sepak terjang Pak Asman di luar.” Mendadak dadaku semakin sesak. Perkataan Dayu bisa saja benar. “A-aku, aku, nanti diskusi dengan Mega, Day.” “Mempertahankan apa yang sudah kita miliki itu tak salah, Ra. Malah memang harus seperti itu.” Dayu lagi-lagi memegang tanganku. Kali ini aku cepat menepisnya.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as diskusi senja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status