Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Calon Kakak Ipar

Bukan Calon Kakak Ipar

Semilir angin membuatku terkantuk-kantuk hingga akhirnya aku tertidur. ***** Keesokan harinya aku bangun dengan badan yang terasa kurang enak. Sepertinya aku terkena masuk angin. Mamah membuatkanku wedhang jahe sambil ngomel-ngomel menasehatiku ini itu. Aku harus menulikan kedua telingaku tanpa bisa menutupnya dengan apa pun. Pasrah pokoknya. "Sudah tahu kalian bertiga itu gak bisa kena angin. Malah tidur di gazebo. Masuk angin 'kan jadinya. Ini diminum, habis ini istirahat. Gak boleh keluyuran."
9.8177.0K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as do'a angin duduk
Show Reviews (21)
Read
+Library
Bai_Nara
Hai semuanya, tetima kasih sudah mengikuti kisah keluarga Masha-Rayyan (Nara). Mamak cuma mau ngasih tahu jika kisah Rafina si bungsu sudah tayang di goodnovel dengan judul 'Bukan Sekedar Sahabat.' Mari mampir.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

tanyanya. Bu Windy pun menyentuh kepalanya dengan kudua tangannya, "Oh My God! Pusing pala ebi!" gumamnya tetapi Adelia langsung kembali bersuara. "Bu, kapan sih saya duduknya! Pegel nih!" kata Adelia. Masih dengan memegang kepalanya, Bu Windy pun menjawab. "Duduk! Duduk aja nggak papa! Saya kasih taunya nanti, sabar! Kamu tunggu dulu!" katanya.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Married With Killer Teacher

Married With Killer Teacher

Hoam! Aku menguap karena mungkin terlalu lama memainkan ponsel sambil duduk, tak lama kantuk mulai menyerang. Aku tidur dengan posisi duduk di kursi penumpang. Agar tubuhku tak jatuh saat tertidur nanti, aku kembali mengenakan sealtbeat untuk mengikat tubuhku dan menguncinya dengan aman. *** "Assyifa."
9.912.4K viewsOngoingAdded to Library 421 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Dendam Sang Biduan

Dendam Sang Biduan

Setelah memastikan tidak ada hal yang dicurigai mereka pun naik ke rooftop. Angin malam bertiup semakin kencang, bau amis dan garam bercampur langsung menyapa hidung Raksa. “Hei David, apa udara seperti ini bisa membuat tekanan darah ku naik juga?” David mengernyit sebelum tertawa, “bisa saja pak, kalau bapak duduk di luar terus menerus sambil memakan sate kambing dobel porsi!”
102.7K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Give Me A Heart

Give Me A Heart

Angin malam berhembus pelan. Setelah menggantungkan origami burung di jendela, kami bertiga duduk bersisian di depan jendela sambil mengatupkan tangan di depan dada. Aku memejamkan mata, menarik napas dan merapalkan do'a dalam hati. Tuhan. Semoga kami bisa bersama selamanya. Diam-diam aku membuka mata dan melirik Val yang sedang berdo'a di sampingku. Aku penasaran, kira-kira apa, ya, yang dia minta?
102.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Angin Malam Menyadarkannya

Angin Malam Menyadarkannya

"Bagaimana aku bisa tenang? Kalau Keluarga Lesmana nggak segera menemukan investor, arus kas kita bakal terputus! Pesan yang kukirim ke Keluarga Daryata juga belum dibalas." Dengan kesal dia menyalakan cerutu, wajahnya tertutup asap tebal. Saat itu Raisa masuk. Dia langsung mengerutkan kening dan menutup hidungnya. "Ayah, bukannya sudah kubilang jangan merokok di dalam rumah? Aku nggak suka bau asap rokok." Biasanya Tuan Willy akan segera mematikan rokoknya. Namun, kali ini wajahnya tampak begitu muram. "Masuk ke kamarmu."
3.0K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
NYUPANG BEDUL (PESUGIHAN BABI NGEPET)

NYUPANG BEDUL (PESUGIHAN BABI NGEPET)

(Tidak kemana-mana, cuma nyari angin,) jawabnya. "Luruh angin kok liwat mene? Ora liwat dalan arep bae?" (Cari angin kok lewat sini? Tidak lewat jalan utama saja?) tanyaku lagi. "Liwat mene kuh enak! Adem! Akeh angin," (Lewat sini tuh enak! Sejuk! Banyak angin,) ucapnya. "Ya wis, bu! Kirun permisi dikit, bokat dienteni wong ning umah!" (Ya sudah, bu! Kirun permisi dulu, takut ditungguin orang rumah!) jelasku.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

Andini tersenyum, lalu mengangguk kencang. “Duduk samping boleh ya, Bu? Kalau duduk ngangkang, nanti anuku sakit,” ujar Andini dengan polosnya. Lelaki yang bernama Abu, merasakan hawa hangat menjalar di pipinya. Bagaimana bisa Andini begitu polos dalam membicarakan sesuatu yang harusnya tabu?
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 660 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

Dewi Laut membawa Cakra ke Puncak Meditasi, platform batu melayang di ketinggian tertinggi, dimana angin begitu kencang hingga bisa melempar kultivator biasa. "Duduk," perintahnya. Cakra duduk bersila di tengah platform, angin menghantam tubuhnya dari segala arah. "Tutup matamu," lanjut Dewi Laut. "Rasakan angin. Jangan melawan. Jangan kendalikan. Hanya rasakan."
10764 viewsCompletedAdded to Library 29 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Perut yang mual menjadi sejuk dan dadanya yang terasa sesak lebih nyaman dan longgar. Angin Pesut cepat duduk bersila. Dua tangan ditopangkan di atas lutut. Perlahan dia menyalurkan tenaga dalam kesekujur tubuhnya. Hanya dengan beberapa kali tarikan nafas. Aliran darah menjadi lancar. Angin Pesut berseru gembira.
98.8K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status