KETURUNAN CEO
Kinasih baru saja akan kembali menyindir, tetapi ia melihat mata Nadila dan Nadine yang sembab, ia mengurungkan niatnya.
"Jeng baik-baik saja?" tanyanya perlahan seraya menyentuh bahu Nadila. Nadila menggelengkan kepalanya perlahan, "saya baik-baik saja, Jeng. Saya memang sengaja kemari untuk minta maaf," ujarnya.
"Sudahlah, Jeng. Saya sudah memaafkan. Bagaimana kalau kita minum teh sama-sama? Lili membuat kue dan ada asinan buah juga. Kau duduklah sini, Nad," kata Kinasih.
Hot Chapters