Tawanan Mafia Mesum
Ia melangkah di antara dinding-dinding putih yang dipenuhi lukisan abstrak, tapi tidak satu pun yang bisa mencuri perhatiannya selain sosok Hazel yang berdiri di depan sebuah karya kontemporer yang rumit, lukisan dengan goresan warna acak, tekstur liar, dan bentuk yang bahkan Xavier tak tahu harus menjelaskan dari sudut mana.
Hazel menatap karya itu seolah sedang membaca buku.
"Kau mengerti ini?" tanya Xavier, berdiri tepat di sampingnya.
Hazel mengangguk kecil. "Sedikit. Tapi menurutku… keindahan bukan untuk dipahami, melainkan dirasakan."
Xavier menoleh, tapi bukan ke arah lukisan, melainkan ke arah perempuan di sampingnya. Dalam diam, ia mulai menyadari bahwa mungkin... itulah yang sedang
Bab Populer