Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Hal ini membuat mereka sangat bingung. Juru lelang memulai tanpa memperkenalkan barangnya ataupun menampilkannya. Untungnya, ada orang di aula lantai satu yang menyadari barang terakhir itu. Dia berkata, "Barang lelang terakhir itu adalah Phoenix Tears. Konon katanya benda ini ditinggalkan oleh seekor burung api ketika dia hidup kembali dari abu, kalau benda ini digunakan oleh seseorang, mereka akan terlahir kembali!"
8.9174.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
The Seven Phoenix Shards

The Seven Phoenix Shards

"Aku sudah tahu kalo soal itu. Mereka adalah Sean dari Kerajaan Werewolf, dan kekasih phoenix, kan?" "Ya, kurang satu. Sean, kamu, dan pangeran dari Negeri Iblis itu." Zay menggambar sebuah lambang phoenix dengan simbol guardian di tengahnya. Simbol api yang bersatu dengan dua sayap pelindung. "Kalian adalah guardian yang beruntung." "Kenapa Dewi Phoenix jatuh cinta dengan iblis, ya?" Aku terkekeh setelah mengucapkan kalimat itu. "Pangeran Azo bukanlah iblis yang sama dengan iblis lainnya." Zay menendang perutku. "Jangan menjelekkan kekasih phoenix!"
95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
Perfect Mate

Perfect Mate

"Maaf jika anda tidak nyaman. Tapi kita sudah sampai, Tuan." Tetsu membuka gorden belakang. Benar saja mereka sudah ada di pelabuhan khusus VIP. Di depan mereka terlihat kapal pesiar berdiri tegak menantang dengan wibawa dan semua kemewahan. The Royal Queen. Kapal pesiar buatan Perancis dengan 16 gelandak dan 3 diantaranya diperuntukkan khusus untuk tamu VVIP seperti Tetsu. Dilengkapi dengan ratusan restoran bintang lima. Ini adalah perjalanan impian semua gadis, apalagi bersanding dengan Tetsu harada, pengusaha muda juga sukses. Sayangnya Camelia tidak merasakan euforia kegembiraan itu.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
Mon Amour

Mon Amour

Apakah sebegitu tak inginnya Vian atas pernikahan mereka? Padahal, tak tahukah Farrin jika sebenarnya Vian bermuram karena ia mengingat kenyataan yang akan ia hadapi? Ia benci jika dirinya harus memakai baju yang akan ia gunakan untuk menghadiri pernikahan orang yang dia cintai dan tak bisa ia miliki. Ia juga tak ingin mengakui jika ia hanya akan menjadi pendamping orang yang menjadi pengantin sesungguhnya. Apa lagi saat melihat dengan jelas bahwa paduan tuxedonya adalah hitam dengan garis silver, pakaian yang menyatakan jika ia adalah kerabat sang pengantin dan bukan pengantin itu sendiri. Karena pasangan untuk gaun pengantin Farrin yang berwarna putih dengan paduan silver adalah tuxedo put
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Namun anehnya, si monster seakan menyia-nyiakan kesempatan itu. Karena pertarungan demi pertarungan yang terjadi begitu panjang, tak terasa rembulan sudah tenggelam di salah satu ufuk. Digantikan dengan kilat kuning mentari yang perlahan muncul, merambat dari ufuk timur. Sinar kuning itu berjalan di pijakan bumi, perlahan menyinari cindaku yang diam tak berkutik. Dengan cahaya itulah, cindaku lebih terlihat gagah. Kulitnya jelas kuning kecoklatan, otot padat dengan totol hitam juga menambah kesan indah makhluk itu
1019.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
Resent Wolves

Resent Wolves

Dilihatnya lengan Cailey sekali lagi, kemudian mulutnya bersiul hingga seekor burung api berwarna keemasan datang. “Sudah kuduga, aku tidak benar-benar membunuhnya saat itu. Phoenix adalah burung abadi,” kata Cailey. Zachary tersenyum, kemudian memasukkan air mata phoenix itu ke sebuah botol untuk diminumkannya kepada Cailey. Dengan sekali jentikkan, phoenix itu menghilang. “Bagaimana denganmu? Kau tidak minum juga?” tanya Cailey. Zachary menggeleng sambil mengelus wajah Cailey. “Aku sudah meminumnya pagi tadi, tetapi karena efek wolfsbane, tubuhku masih melemah,” katanya.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar

ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar

Api—api emas yang tidak pernah dia lihat sebelumnya— meledak dari puncak gunung, turun seperti sungai yang berkobar, membentuk— Phoenix. Makhluk yang begitu indah hingga menyakitkan untuk dilihat. Bulu emas dan merah yang bersinar dengan cahaya sendiri, sayap yang membentang selebar lima puluh kaki, mata yang bersinar dengan kebijaksanaan berabad-abad. "MANUSIA," suara Phoenix bergema—bukan melalui udara, tapi langsung di pikiran Arlos. "KENAPA KAU BERANI MENGGANGGU TIDURKU?"
8.85.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

Jalan-jalan dipenuhi pedagang yang menjajakan kristal sihir, penyihir jalanan yang memamerkan trik kecil untuk koin, dan tentara kerajaan yang berpatroli dengan jubah berlapis rune. Di tengah itu semua, markas Aliansi Aurora berdiri megah, sebuah gedung lima lantai dengan dinding marmer yang diukir simbol matahari terbit, lambang harapan kerajaan. Eiran Voss berdiri di balkon lantai tiga, menatap kota dengan mata abu-abunya yang dingin. Rambut hitamnya yang acak-acakan tertiup angin, dan pedang roh di pinggangnya 'Zephyrion' berdengung pelan, seolah merasakan kegelisahannya.
10574 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem

Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem

“Benar! Inti Phoenix Abadi dibuat dari esensi Phoenix Api. Bahkan para alkemis puncak sekalipun jarang berhasil mengolahnya karena bahannya yang langka.” “Aku pikir itu cuma legenda. Katanya jika dikonsumsi, kultivasi bisa melonjak dan memperpanjang usia puluhan tahun.” Kekaguman bercampur ketamakan. Banyak wajah tampak bernafsu, meski mereka berusaha menutupinya. Hadiah-hadiah mewah sebelumnya—pedang naga, lukisan Dao, cincin zamrud kuno—mendadak tampak seperti pernak-pernik biasa di hadapan satu pil ini.
1015.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Arkan mendekati ketiganya dan mengeluarkan sisik naga emas yang bersinar terang, sementara Seraphine memberikan bulu Phoenix yang berkilau dengan warna merah, biru, dan emas. "Kami ingin kalian memiliki ini," kata Arkan sambil menyerahkan sisik emas itu kepada Aisyah, Samira, dan Putri Khadijah. "Sisik ini akan melindungi kalian dari bahaya besar dan memberikan kekuatan yang luar biasa saat kalian paling membutuhkannya." Seraphine melanjutkan dengan suara lembutnya, "Dan bulu Phoenix ini akan memberikan kalian kemampuan untuk bangkit kembali dari keterpurukan, baik fisik maupun spiritual. Simpanlah ini dengan hati-hati."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai golden phoenix
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status