ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU
Hendra bergidik ngeri, tapi wajahnya meringis menampilkan giginya.
“Semua tanggal itu baik, kok. Lagian ya, masih aja gitu percaya sama hal begituan?” tanyaku sembari melipat kedua tangan di depan dada.
“Apa salahnya kita terapkan? Asal nggak mengganggu atau bertentangan dengan ilmu agama yang kita anut,” kata Hendra bijak.
“Ya, ya, ya. Siap dimengerti calon imam!”
Hendra tertawa, dia beranjak untuk berpamitan. Aku pun mengiyakan.
ตอนยอดนิยม