Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gelora Mafia, Cinta di Bayang-Bayang Peluru

Gelora Mafia, Cinta di Bayang-Bayang Peluru

Windy pun memberikan dokumen informasi mengenai sofia. Setelah membacanya Bianca meletakan dokumen tersebut, nafasnya terasa berat seperti ada yang mengganjal namun tidak bisa dilupakan. “Jadi, Dante adalah alasannya?” “Benar Nona,” jawab Windy tegas. “Jadi sofia adalah teman SMA Bianca saat mereka masih ada di Roma. Hubungan mereka cukup dekat saat itu hingga sofia menyimpan perasaan yang mendalam pada Dante. Namun Dante sepertinya menolak karena sebuah larangan bahwa Dante tidak boleh menikahi bahkan mencintai seseorang dari keluarga Camorra. hmm.. Menarik..”
232 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
Diana Born In 2001

Diana Born In 2001

Ingin rasanya Diana mengirim pesan pada Fahri walau pun hanya sekedar berpamitan, namun hati nya ragu untuk melakukan nya karena biar bagaimana pun Fahri akan tetap salah paham pada yang di lakukan oleh Diana. Mobil berwarna merah pudar terlihat parkir di dekat rumah Diana,mobil tersebut adalah mobil sewaan yang di berikan oleh saudara Diana yang akan di gunakan untuk mengantarkanya ke ibu kota. " ibu aku harus pamitan gak sama mereka ?" Tanya Diana pada ibunya. " pamitan aja, nanti kalau gak pamitan dibilang gimana " sahut ibu. Dalam hati Diana rasanya tidak ingin bersalaman pada paman ayah nya serta keluarga yang lain, dirinya masih mengingat apa yang terjadi saat hari raya lebaran dimana
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
Kami Bukan Romeo dan Juliet

Kami Bukan Romeo dan Juliet

tanya Ayu ketika ia menyadari bahwa sahabatnya, Dito, belum datang. “Dito belum masuk hari ini, masih di Palembang. Katanya sih dia baru flight ke sini jam 4 sore,” jawab Salsa. “Ih ... Dito enggak asyik banget, deh, baru hari pertama masuk aja udah izin. Gue udah kangen banget sama lu, Dit,” celetuk Ayu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

"Iya, terima kasih, doakan semoga mereka tidak kenapa-kenapa." Martha mengangguk cepat. Lalu Diana melenggang pergi dari kantor polisi, meninggalkan Martha melempar pandangan ke arah polisi yang sejak tadi mendengarkan perbincangan mereka. Selang beberapa menit, Diana telah sampai di Caracas. Tak mau menunda-nunda waktu, Diana bergegas pergi ke mansion utama Hamilton. Menurutnya, si kembar berada di situ saat ini.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 829 kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
Mantan Kakak Tiri

Mantan Kakak Tiri

Ia tahu itu benar. Di tempat lain, jauh dari Trastevere, Damian berdiri di depan jendela villa tuanya. Kota Roma terhampar di bawah sana, megah dan acuh tak acuh. Robert berdiri di belakangnya, menunggu perintah dengan setia. “Mereka tidak datang,” lapor Robert. Damian tersenyum tipis. “Tentu saja tidak.” “Lucas menahannya,” lanjut Robert.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
PENJARA HATI MAFIA

PENJARA HATI MAFIA

Tibalah Ron di kota salah satu negara yang ingin dikunjunginya bersama seorang gadis, setelah Lilian. Kota Roma, di Italia. Kota yang penuh dengan kenangan antara dirinya dan mendiang calon istrinya. Kota yang ingin ia kunjungi kembali bersama dengan gadis yang telah mengisi hatinya. Kini pria itu benar-benar kembali membawa gadis manis yang telah menjadi tawanannya selama beberapa minggu terakhir. "Rin, kau tidak ingin bangun? Jangan tidur seperti mayat!" omel Ron gemas melihat Rin yang masih saja memejamkan mata di dalam mobil yang telah melaju menuju rumahnya yang berada di Roma.
106.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

Pria itu ikut duduk dan menaikkan celana kolornya yang sedikit melorot. "Ada apa, hm? Tanggal empat, kan? Kenapa kamu bingung? Melupakan sesuatu? Ada janji dengan teman? Siapa? Roma, Sindi? Atau Auryn?" Damar mendadak seperti ibu-ibu kompleks yang selalu ingin tahu segalanya. "Enggak! Aku sudah telat tiga hari ini, Mas," kata Diana dengan wajah pias.
9.9278.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.1K kali sebagai ibu diana dan roma
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
CINTA DANIA

CINTA DANIA

Bagaimana aktris terkenal seperti tantenya itu di belakang panggung hidupnya seburuk ini . Joana dan Bella berangkat menuju rumah sakit untuk memeriksakan keadaan rahim Bella. Sejak kedatangan Dania, Bella belum bertemu dengan keponakannya itu. Kring kring.. bunyi ponsel mengalihkan perhatian Dania. Naomy yang sedang memanggilnya sekarang ,di gesernya tombol hijau di layar itu ke atas. "Hallo Dan." ucap Naomy gadis dengan ciri khas penampilannya yang tomboy.
2.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
Air Mata dan Doa Seorang istri

Air Mata dan Doa Seorang istri

ucap Bik Ros membalas mengetikkan katanya di chat W*. “Diana sudah tak sabar lagi Bik ingin bertemu?” “Iya, sama Bibik juga sudah kagen sekali ingin melihat bodi kamu sekarang apa kamu kurus atau gendut?” canda Bik Ros menggoda. “Ah, Bibik bisa saja menggodanya, makanya cepat ketemu panggilan video, biar Bibik tahu bagaimana bodiku sekarang,” kata Diana tertawa renyah.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Sepasang suami istri yang memiliki andil besar, dalam memajukan Metro Ibukota, terutama cabang Surabaya. Arya menghela lega saat mereka sudah memarkirkan roda dua di depan minimarket. Ia membuka helm, lalu menunggu Cita turun terlebih dahulu. “Pinjam uang lagi, ya, Cit?” Arya terkekeh dan membuang semua rasa malunya. “Entar sampe rumah aku ganti.” “Nggak perlu.” Kata Cita meninggalkan Arya dan lebih dulu masuk ke mini market.
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ibu diana dan roma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status