Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Haid Pertamaku

Haid Pertamaku

Dua orang pencoreng nama baik Desa Kemuning. Haram tubuh mereka untuk kembali atau pun menginjakkan kaki ke desa religius ini. Hukuman adat sudah diputuskan, dan itu berlaku selamanya, bahkan sampai nyawa terlepas dari badan. Terdengar suara adzan dari Masjid desa, adzan yang membuat sebagian warga desa menangis. Inilah adzan pertama kali yang terdengar bukan dari suara Ustaz Marsan. Ustaz yang separuh hidupnya diabdikan untuk memberikan pelajaran agama kepada warga desa. Dari sejak mereka kecil, bahkan sampai menikah dan kemudian mempunyai anak, semua si ustaz yang mengajarkan.
1037.6K viewsOngoingAdded to Library 978 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
Pasumpahan Tubo

Pasumpahan Tubo

Ikut menangisi kepergian Abak Jalal. Tak dapat akal melakukan yang lain seperti berdoa mengirimkan bacaan surat Al Fatihah, sebab Mak Saidah seorang buta huruf hingga tidak bisa mengaji. Pendidikannya hanya sampai kelas 2 di Sekolah Rakyat (SD pada zaman penjajahan-red). Sehingga beribadah juga jarang, ada alasan lainnya bukan hanya tak pandai, tetapi juga karena sebuah pantangan.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
The Line Between Us

The Line Between Us

Untunglah Mia datang paling pertama hari ini, sehingga bisa memilih bangku sesuka hati, dan membuat teman-temannya dengan mudah mendapatkan tempat duduk. Indira datang lima menit sebelum bel masuk berbunyi. Dia hampir telat dan langsung duduk bersama Kayobi. Seluruh murid terlihat tegang menanti kedatangan guru pertama yang akan mengajar di kelas meraka hari ini, yaitu Bahasa Inggris.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

“Cinta.” Alhamdulillah, semua hal yang terkait dengan pembangunan masjid Al-Mahabbah ini berjalan dengan lancar. Hingga tak lama kemudian, peletakkan batu pertama pun dilaksanakan. Pada kesempatan ini Papa mengundang beberapa pejabat pemerintah dan aparat terkait di lingkungan sekitar.
9.614.5K viewsCompletedAdded to Library 580 Times as ibu madrasah pertama
Show Reviews (17)
Read
+Library
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Read All Reviews
Pesan Rindu Dari Ma'had

Pesan Rindu Dari Ma'had

^ ^ ^ "Zein, ini jadwal bimbingan madrasah dan PonPes untuk bulan depan. Nambah banyak!" Zein menerima berkas yang berisi jadwal kunjungan ke madrasah dan Ponpes setempat yang sudah terdaftar di Kemenag. "Subhanallah, ini bukan lagi, Pak! Dua kali lipat ini jumlahnya!" jawab Zein. Sugeng yang merupakan rekan kerjanya yang lebih senior hanya tertawa melihat wajah kaget Zein. "Harus amanah kerjanya! Haha."
9.823.5K viewsOngoingAdded to Library 611 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
Takdir Yang Tertukar Istri Kedua

Takdir Yang Tertukar Istri Kedua

Institusi pendidikan pertama bagi kaum miskin ini diberi nama Sasana Rakabuming Berjiwa Rakyat sebagai simbol runtuhnya sekat kasta bangsawan lama di tanah leluhur. Alya perlahan melangkah memasuki ruang kelas pertama menyentuh papan tulis kayu merasakan sebuah getaran spiritual yang sangat damai memenuhi rongga dadanya. Gelar kebangsawanan yang semula terasa hampa kini telah menemukan makna sejatinya melalui pengabdian nyata yang langsung menyentuh akar kehidupan masyarakat pelosok. Matahari sore memancarkan sinar keemasan yang indah menyinari papan nama sekolah yang baru saja diresmikan oleh ketukan keris pusaka berluk tujuh milik Sang Ratu.
853 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

ucap Namiya. "kami mengerti bunda, tidak apa apa... apa bunda akan menunggu Arunika di hari pertama nya? kami menyediakan ruang tunggu untuk orang tua atau Nanny yang mengantar anak anak" ucap Miss sambil menunjuk ke sebuah ruangan di sisi barat bangunan sekolah. "tidak miss, mommy akan pulang, iya kan mommy? aku adalah anak yang pintar Miss, dan aku berani seperti onii-sama yang kalau sekolah pergi sendiri saja" ucap Arunika dengan lantang dan dagu terangkat tinggi.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Karena sudah tidak ada pembelajaran lagi di mahad ini. Lomba pertama yang di selenggarakan adalah lomba hafiz qur'an. Dini ikut berpartisipasi karena pikirnya dirinya sudah hafal 1 juzz. Mewakili mahasantri lantai 3 dia daftar menjadi peserta penuh semangat. Lombanya hanya sambung ayat persis kaya acara hafiz qur'an di telRahmasi. Siapa yang bisa melanjutkan ayat dengan benar maka dia lolos dan menang.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Keturunan pangeran itu berangkat mengajar dari pagi sampai siang setelah mendapat izin dari Angkasa yang kadang pulangnya dua hari sekali. Madrasah tempat Bulan mengajar ternyata sangat sederhana sekali. Ada beberapa bangku dan meja yang diberikan pemerintah. Dan murid yang berjejalan masuk serta mencium tangannya. Oleh Bulan tempat duduk anak lelaki dan perempuan ia pisahkan agar aman. Ia baru tahu di luar sana ternyata ada banyak anak-anak yang buta huruf bahkan belum tahu sholat apalagi mengaji.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
Alstroemeria

Alstroemeria

tanyanya. “Ya,” jawabku singkat. “Baiklah, akan kutemani sampai kau merasa mengantuk sambil menjaga galaksi Bima Sakti. Tapi besok, kau harus bangun pagi untuk memulai sekolah hari pertama.” “Apakah kau akan sekolah juga?” tanyaku penasaran. “Aku bisa datang dan pergi sesuka hati. Aku adalah Pangeran Pertama,” jawabnya santai.
1015.6K viewsOngoingAdded to Library 375 Times as ibu madrasah pertama
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status