Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kinan

Kinan

"Sudut bibirku dipenuhi es krim!" Noah hanya diam, ia terkejut dengan sikap Kinan yang tiba-tiba seperti ini. Membersikan sudut bibirnya adalah hal yang tidak pernah Noah dapatkan meski ia seharusnya mendapatkan hal itu. Kinan yang baru saja menyadari apa yang ia lakukan, sontak berhenti. Tatapan keduanya beradu, iris mata hazel Kinan bertemu dengan iris mata coklat Noah—salingg merenggut sesuatu dari dalam sana. "Ma-af aku, aku tidak sengaja melakukannya."
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
Pangeran Langit Mencari Cinta

Pangeran Langit Mencari Cinta

“Siapa bilang aku tidak dapat apa-apa sama sekali? Setidaknya di waktu senggang aku banyak membaca buku dan itu menambah wawasanku tentang kehidupan di bumi.” Mendengar jawabanku itu, Nari malah semakin menjadi-jadi. Ia masih saja tidak berhenti mengoceh. Aku hanya bisa menggosok-gosok telingaku yang mulai bosan mendengar ceramahnya. Sebenarnya, hal yang terpenting yaitu dengan bekerja di SMA Himawari, aku jadi tahu lebih banyak tentang sosok Hikari. Putri Matahari versi manusia bumi itu ternyata sudah punya kekasih. Hal yang lebih mengejutkan lagi adalah kekasihnya itu ternyata adalah Pangeran Awan versi manusia bumi, yaitu Kirara! Aku yakin, ini bukanlah kebetulan semata. Jika ini berarti
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

tanyanya polos. Sakura segera memperkenalkan diri, tak ingin membuat situasi jadi kikuk. “Kitagawa Sakura, salam kenal.” “Namaku Yamamura Akari! Salam kenal juga, Kitagawa-san!” jawab gadis itu dengan antusias dan senyum lebar. “Nii-san,” lanjutnya sambil tersenyum jahil, “dia teman… atau ‘teman’?” “Ibu pasti senang kalau melihatnya!”
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

“Minumlah, hanya ini yang kami punya, mungkin tak semahal kopi yang biasa kamu minum, tapi yakinlah kopi ini mampu mengembalikan kewarasanmu yang hampir menghilang, walaupun hanya sedikit.” Jelita yang merasa tak enak hati dengan ucapan Hayu pun segera menyeruput kopi yang masih mengepulkan asap. Dia juga mengambil satu kue yang sangat dia sukai. Kue dengan warna hijau dan taburan kelapa di atasnya mengingatkannya pada maminya. “Hem, enak, Hayu. Kue ini mengingatkan aku kembali pada kenangan di mana mami sering menemaniku setiap sore.”
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Maka dengan ini, salah satu cara adalah membiarkan Pak Orochi berenang di imajinasi tentang dirinya bersama Minra. Ketika Pak Haede sedang menangani Pak Orochi yang begitu terpukul dengan kematian Minra sehingga jiwanya sedikit terganggu, Kasami begitu patuh dengan perintah ayahnya—duduk di ruang tamu jikalau ada seseorang yang bertamu. Ini sebenarnya sudah kebiasaan Kasami kala ayahnya tidak ada tanpa harus disuruh. Setelah mengganti kimono yang serba hitam, dia menulis surat kepada Aimi. Kabar kematian Minra harus diberitahu secepatnya sebab rencana Aimi menginap di rumah pamannya—Tuan Ikada bulan depan sekedar menjadi guru bagi Minra. Dia menggantikan kimono hitam menjadi yukata, Kepada A
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Aku kegirangan sampai mau melompat. "Ada satu hadiah lagi. Ini dari aku pribadi." Ben melemparkan sebuah kotak kecil padaku. Begitu aku buka dan lihat isinya, wajahku langsung merah! Ternyata isinya motor mini elektrik impor dari Negara Loka. Tulisan dalam bahasa nasional dan Bahasa Loka di kemasan menjelaskan keunggulan produk ini. Ada 12 mode getaran.
17.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Sebenarnya masalah terpenting yang aku pikirkan adalah aku tidak mau Kak Dio sampai tahu kalau Rakan mencoba hadir kembali ke dalam hidupku. Mencintai Rakan? Sayangnya rasa itu memang belum sepenuhnya hilang. Tapi rasa sakit di hati ini benar-benar meracuni rasa cinta yang kupunya untuknya. “Ini akan jadi simbiosis mutualisme. Aku hanya minta kamu untuk setuju dengan permintaanku tadi. Aku akan benar-benar melindungimu dari mantan pacarmu itu. Bagaimana?”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
STARMOON

STARMOON

Tuturku dalam alunan nada Bawa aku, Bawa aku kepelukanmu lagi, Menyesal akan penolakan Tak seharusnya melepaskan genggaman Datanglah padaku kini aku menerimamu Matahari datanglah padaku Bulanmu menginginkamu Rinduku yang terucap dalam benak Dengan seberaninya, buat yang penghabisan kalinya Aku membelai-belai wajahmu yang terkasih di dalam pikiran, Membangkitkan impian dengan kekuatan hati Dan dengan rasa takut yang lemah dan Dengan kemuraman mengenang cinta bagimu. Tahun-tahun kita saling silih berganti berkejaran Mengubah segalanya, mengubah kita Tentunya engkau dengan pakaian gelap perkabungan Diperuntukkan bagi penyairmu Dan sahabatmu ini telah mati untukmu. Damaikanlah sahabatku yang jau
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

sahut Bu Tini dengan memberi penekanan di kalimat akhir membuatsang empunya nama merona. Gayatri keluar dengan menunduk. Semuamata memandang Gayatri takjub. Kali ini, ia memakai gamis hijau emerald dengar bordir keemasan berpadujilbab pashmina senada. Sungguh membuat Gayatri terlihat sangat cantik,walaupun tanpa make up yang berlebihan. "Ehem, belum sah!" celetukFariz yang mendapati Ustaz Haikal terpesona.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH Written by David Khanz Part 2 ——————————————————— Tok! Tok! Tok! "Dek, bukain pintu, Dek!" seru Rehan begitu tiba di rumahnya. Wajah lelaki itu tampak pucat pasi disertai dengkus napas cepat turun-naik mengguncang dada, seperti tengah dilanda ketakutan. "Dek Shanti!" Kali ini suara Rehan lebih meninggi. "Cepet bukain pintu, Dek!"
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai ikimono-gakari hotaru no hikari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Lirik Ikimono Gakari seringkali seperti puisi yang mengalir, penuh dengan metafora tentang kehidupan sehari-hari dan perasaan manusia. Misalnya, di lagu 'Natsuzora,' mereka menggambarkan langit musim panas sebagai simbol harapan dan keabadian. Aku selalu terpana bagaimana mereka bisa mengemas emosi begitu halus dalam kata-kata sederhana.

Dalam 'Hanabi,' ada lirik tentang kembang api yang mewakili momen-momen singkat namun berharga dalam hidup. Terjemahan harfiahnya mungkin hanya 'kembang api,' tetapi makna di baliknya jauh lebih dalam—tentang bagaimana kita harus menghargai setiap detik kebahagiaan yang cepat berlalu.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status