Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DISENTUH TANPA CINTA

DISENTUH TANPA CINTA

Baginya sekali didustai tidak ada maaf bagi para pengkhianat. "Bukan pelayan." Bapak Edi menggeleng lemah. "Lalu?" cecarku masih diliputi keinginan tahuan. Bapak Edi mendesah resah. "Semoga ini hanya salah paham biasa," ujarnya serius memindai. Binar mata yang tidak bisa kubaca. Raut mukanya terlihat sendu. Ada juga gurat kekecewaan yang kutangkap pada tatapan itu. Tapi, kenapa?
1058.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as indecision
Read
+Library
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

“Kamu tidak punya pendirian. Kamu tidak tahu mana yang kamu mau. Kamu tidak bisa memutuskan karena terlalu banyak pertimbangan hingga selalu berada dalam kebimbangan. Kamu baru akan memutuskan kalau sudah ada yang menekan. Seperti dulu saat Papa memintamu untuk memilih, kamu terus mengulur waktu hingga akhirnya melibatkan Mbak Zahra. Dia yang menekanmu hingga akhirnya kamu membuat keputusan. Apa saat itu kamu berpikir dengan kepala dingin? Apa saat itu pikiranmu tidak kalut? Apa saat itu kamu baik-baik saja? Jelas tidak! Kamu membuat keputusan saat berada dalam kebingungan. Itulah sebabnya, hingga detik ini kita masih terus berkubang di tempat yang sama! Lalu, sekarang kamu memintaku menunda
1017.8K viewsOngoingAdded to Library 355 Times as indecision
Read
+Library
Konspirasi

Konspirasi

Tak ayal danil membalas “aku belum bisa memastikannya tuan. Tapi diantara paman dan bibi yang kau miliki hanya Robert yang paling ambisius. Julian sudah cukup puas menjalani usahanya di negri s bahkan dia tidak perlu memikirkan masa depan anaknya rian karena dia juga sudah kebagian jatah. Sedangkan bibimu yang terakhir yaitu Jessika, dia lebih tertarik mengurusi keluarganya di banding masuk perusahaan. Yang membuat masalah ini semakin ambigu adalah tentang sikap Robert. Menurutku dia tidak peduli terhadap anaknya, tapi dia selalu memperhatikanmu. Kalian seperti Putri yang tertukar." William mulai mendapat pencerahan setelah membaca ini juga sedikit kesal, dia kemudian mendesah perlahan sa
9.96.2K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as indecision
Read
+Library
Choice

Choice

Maya mengelus lembut kepala Ardi. Mereka berpisah di depan lobby tower apartemen yang Maya tinggali. Malam itu Reihan tidak bisa tidur. Dia memikirkan Maya. Haruskah dia menyampaikan hal menyakitkan itu ke Maya? Tapi bukankah sama saja dia ikut campur urusan orang? Lalu bila tidak disampaikan bagaimana kehidupan Maya ke depannya? Hingga jam menunjukkan pergantian hari, dia belum bisa memutuskan. ***** ***** *****
102.2K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as indecision
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Rasa bimbang dan ini amat salah, semakin menyerangnya. Ya, gagal dan berakhir ingin egois lagi. "Kenapa rumit sekali sih?" Aruna tersenyum getir.
106.1K viewsOn holdAdded to Library 231 Times as indecision
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

dan masih banyak lagi alasannya. Dan yang terakir adalah tipe orang yang suka cari-cari barang yang tidak ada di toko. Ini juga menyebalkan. Sudah pilih-pilih. Nyuruh-nyuruh ambil ini ambil yang itu. Lihat-lihat stok warna yang ada. Dia malah pilih warna yang tidak ada. Udah cape-cape naik turun kursi untuk ngambil baju yang letaknya tinggi. Ujung-ujungnya bilang, "yah... padahal bagus. Sayang ngga ada warna merah nya yah." Akhirnya mereka tidak jadi beli.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as indecision
Read
+Library
Mistake

Mistake

"secentil centilnya gue sama cewek gue gak akan ngebiarin lo masuk dalam pilihan. jadi tenang aja gue pasti pilih lo" "lo tau hal apa hang paling gue benci di dunia ?" tanya thea dan membuat adriell mengelengkan kepalanya. "sebuah pilihan. gue benci di pilih dan gue benci memilih . gue mau ngejalanin hidup dengan aturan gue , gue mau hidup dengan kebebasan gue tanpa harus memilih atau di pilih . mau sama gue ayo , gak mau sama gue ayo. tapi di sini gue hidup dalam pilihan. milih lo dalam untuk hadir dan melukis warna di hidup gue".
8.712.1K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as indecision
Read
+Library
Depression

Depression

L? Luna : ☹ Mr. A : Eh? Mr. A : Ada apa? Luna : Terlalu banyak kejadian hari ini ☹ Luna : Aku… Luna : Rasanya aku mau berhenti napas aja kalo begini. Luna : Terlalu sesak dada ini rasanya. Mr. A : Mrs. L. Mr. A : Apa yang terjadi?
103.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as indecision
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

tanya Victor dengan kebingungan. “Kau di sini sama sekali tidak berguna. Kapanpun ku tanyakan pendapatmu tentang makanan, kau selalu menjawab ‘aku setuju denganmu’, ‘pilihanmu coock padaku’, dan masih banyak lagi. Sebenarnya, aku akan menikah denganmu atau dengan diriku sendiri? Semuanya berdasarkan pilihanku.” Callis bersungut-sungut karena mengeluarkan semua keluhannya beberapa hari ini.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as indecision
Read
+Library
Menentang Takdir di Bawah Langit Sunyi

Menentang Takdir di Bawah Langit Sunyi

Tidak ada jalur “bersih” Yang berbeda dari bab sebelumnya: Tubuh tidak langsung mengambil alih Kehendak masih ikut terlibat Tapi waktu tidak cukup untuk keputusan utuh Titik Sadar (Bukan Klimaks) Yan akhirnya bertindak. Bukan karena yakin. Bukan karena benar. Melainkan karena diam lebih berbahaya daripada salah memilih. Keputusan diambil dalam kondisi: Tidak lengkap
10873 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as indecision
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status