Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Susu Anak Hot Duda

Ibu Susu Anak Hot Duda

Sebelum Max menjawab lift sudah sampai ke tujuan, dan mereka pun terkejut ketika melihat siapa yang ada di depan lift yang mereka naiki. "Ditelpon malah asyik cipokan njir!" kesal orang itu. Max tertawa mendengarnya, ia adalah Galih, penerjemah 4 bahasa yang merupakan rekan bisnisnya juga. Hari ini juga Max akan bertemu dengan Jackson--Ayah Kandung Lisa. Maka dari itu iya sengaja memanggil Galih sebagai sarana pada pertemuan itu, karena takut ada bahasa asing yang belum Max kuasai seperti bahasa Portigis, bahasa asal ayah Lisa dibesarkan itu.
9.61.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.3K kali sebagai jadilah penerjemah saya
Tampilkan Ulasan (127)
Baca
+Pustaka
Cece Sylvia
Terpantau update banyak bab dlm sehari tapi ceritanya makin ribet jauh dari tema awal. Dan typonya ampuuuuunnnn. paraaaahhh. Tolong dong Thor. Bab banyak tapi bertabur typo yang nggak banget. dibiasakan dibaca dulu kek sebelum update. Belajar jadi penulis profesional yg lebih rapi. Jangan asal2an
Lily Sartika
bagus banget Bagus banget Bagus banget bagus banget mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap man
Baca Semua Ulasan
Ann The Innocent

Ann The Innocent

Zayn duduk persis bersebelahan dengan sopir. "Ayo Pak, kita pergi ke pantai selatan!" titah Zayn sambil membetulkan kacamatanya lalu menoleh pada Natalie yang cemberut di belakang. *** Ann dan Juan ke luar dari gedung penerjemah. "Jadi karyaku ini diterjemahkan dalam berbagai bahasa?" tanya Ann dengan penasaran. "Iya, jadi kamu bakal bisa mendapatkan penghasilan dari itu!" jawab Juan serius.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
AKUN KLONINGAN SUAMIKU

AKUN KLONINGAN SUAMIKU

dalih Sisil. "Soal itu? Gampang. Nanti aku siapkan gurunya. Kebetulan dia orang Indonesia. Dia pintar beberapa bahasa, jadi sering kuminta untuk menjadi translator kalau klienku gak bisa bahasa Inggris. Gimana?" "Masalahnya udah beres kan? Deal ya?" ujar Zayn yang langsung memberikan tangannya. Akhirnya, Sisil pun menyetujuinya. Ia tidak punya alasan lagi menolak ajakan sang sahabat.
1027.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 880 kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
If I Could Not Have You No One Could

If I Could Not Have You No One Could

Dara lalu menceritakan pekerjaannya sebagai penerjemah lepas waktu. “Oh, menurut Papa, Mbak tidak perlu repot-repot pinjam ponsel Papa. Mbak bisa langsung mengatakannya sekarang disini.” Dara terdiam sesaat. Dara tidak mengerti maksud ucapan Papa. Sesaat kemudian, Dara menyadarinya. Dara membuka mulutnya lebar-lebar karena saking kagetnya dan menyadari maksud Papa. “Papa klienku?”
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
Pelayan Kecil Idaman Tuan Majikan

Pelayan Kecil Idaman Tuan Majikan

Gadis itu menjadi penerjemah naskah. “Apa yang dia kerjakan?” Kai melihat pada Yibo. “Tuan Kai.” Yibo bergerak pelan mendekati Kai. “Apa yang dilakukan Keyla?” tanya Kai. “Dia berkerja sebagai penerjemah naskah,” jawab Yibo. “Panggil dia,” ucap Kai. “Nona Key. Tuan Kai siuman.” Yibo membantu Kai duduk. “Benarkah?” Keyla segera beranjak dari sofa dan mendekati Kai.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 390 kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
Jadilah Pria Kencang Kendor

Jadilah Pria Kencang Kendor

“Hanya Fiona. Aku tidak ingin kau mengobrol dengan orang lain di luar sana. Kau mengerti, atau kau butuh penerjemah?” Sial. Aku berharap aku tahu bahasa Prancis atau Jerman, hanya untuk berada di level yang sama brengseknya. Aku tidak yakin apakah aku bisa berbahasa Spanyol kalau Sersan Picasso bisa menerjemahkannya, merusak usahaku. Aku menyeringai, tahu seharusnya tidak, tapi sudahlah. “Maksudmu aku tidak bisa menunggangi kaki Harum?”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

"Tapi bukan penerjemah biasa, tapi penerjemah senior. Aku sampai bujuk Bibi berkali-kali baru mau setuju." Ewan masih tercengang. "Ibu ... memangnya Ibu bisa?" "Kenapa nggak bisa?" jawab Lisa santai. "Aku sudah ngobrol banyak sama Bibi. Bahasa asingnya jauh lebih jago dari aku, bahkan bisa lima bahasa. Terus terang, jadi penerjemah saja rasanya masih terlalu sederhana buat kemampuan Bibi."
9.51.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.6K kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
Kukembalikan anakmu, bu!

Kukembalikan anakmu, bu!

Kusandarkan tubuhku pada kursi dan memandang Lia yang menatapku dengan amarah. "Aku hanya menawar. Dan saat harga yang ku dengar tak sebanding dengan pasaranku, aku berhenti. Begitulah cara bermain lelang! "Ucapku lalu menatapnya tajam. "Hah... kau tau, aku kehilangan tamuku karenamu!" Aku ingin tertawa. "Tamu? Kau bekerja sebagai apa, Guide ? Penerjemah bahasa? Atau pe-la-*ur?"
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
Pengasuh Kesayangan CEO

Pengasuh Kesayangan CEO

ujar Maya menerjemahkan pertanyaan wartawan asing. Kemudian nyonya besar menjawab dalam bahasa Indonesia. Maya pula yang dengan fasih men-translate ke dalam bahasa asing. Maya dengan cepat memposisikan diri sebagai penerjemah untuk sang majikan. Jonathan yang menyaksikan itu semakin kagum dengan pengasuh kesayangan oma tersebut. "Sebenarnya, siapakah Maya?" tanyanya dalam hati. ***
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
Nobody Knows

Nobody Knows

Aku terkejut melihat siapa pria yang tengah berdiri di depanku, dia hanya menatapku dengan tatapan yang sulit dimengerti. “Tidak akan memperkenalkan diri?” Ujar pria itu. Aku masih terdiam menatapnya hingga seperkian detik. “Atau tidak perlu karena kita sudah saling kenal?” Dia sedikit memiringkan kepalanya. Aku tersadar dari lamunanku dan segera mengulurkan tangan memberi salam. “Selamat siang Pak, saya Kirei Olivia. Mulai hari ini saya menjadi penerjemah di perusahaan ini,” salamku dengan tersenyum canggung.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai jadilah penerjemah saya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status