BUKU TERLARANG
ibunya, yang menyerahkan segalanya demi menjauhkan riven dari kutukan
kaela versi kecil, menangis dalam sel tahanan, meminta tolong
dirinya sendiri usia 6 tahun, memeluk boneka rusak
teman masa kecilnya, yang dulu mati dalam kebakaran misterius
ayahnya sendiri, versi muda, menatap penuh rasa bersalah
semuanya datang bersamaan, mengguncang batinnya.
“gue bukan wadah…” riven berkata sambil melangkah maju, aura biru di tubuhnya semakin membara. “gue bukan anak kutukan…”
ia membuka telapak tangan. buku terlarang tiba-tiba terpanggil ke arahnya, terlepas dari genggaman ayahnya.
“gue adalah penentu takdir gue sendiri.”
dalam satu ledakan cahaya, seluruh ruangan menyala, dan kekuatan mulai menyatu.
Bab Populer