Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Suami Kedua

Gairah Suami Kedua

PoV Lintang Hai, namaku Lintang Utami Atmadja, orang-orang memanggilku Lintang, pengguna lengan palsu yang kerap menjadi sasaran bullying. Selain itu, aku adalah korban dari perceraian kedua orang tuaku—Kelana dan Heru. Saat ini, usiaku menginjak tujuh belas tahun.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
Kurebut Suami Sahabat

Kurebut Suami Sahabat

"Kamu jangan cari kambinh hitam, ya. Aku nggak suka kamu ganggu Yulia begitu!" Jema tidak terlalu menanggapinya dengan serius. Insiden bullying dan aksi saling melabral seperti ini mengingatkannya pada zaman masih sekolah dulu. Entah mengapa orang lain suka sekali memosisikan diri seolah mereka yang paling benar, paling kuat dan suci. Lalu, memperlakukan orang-orang yang dianggap lebih rendah seperti sampah. Padahal, jika dilihat dengan kasat mata pun, tidak ada sekat yang membedakan sosial mereka. "Siapa yang ganggu siapa?" jawab Jema sambil membalik dokumen di tangannya. Bahkan atensi, tatapannya tidak dia berikan kepada wanita itu.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

“Astaghfirullahaladzim! Kalau bicara tolong difilter. Apa ini ajaran dari dosen kita? Nggak mencerminkan anak ekonomi islam sama sekali.” “Nggak mencerminkan mana? Aku atau dia? Yang jelas-jelas udah ngelakuin dosa besar.” Gadis itu tersenyum miring melihat Afnan yang diam seperti kehabisan kata-kata. “Kalian nggak bisa menuduh tanpa bukti. Menghujat dengan kata-kata pedas udah termasuk bullying, apalagi ditambah lemparan kertas. Kalau orang tua atau bahkan suaminya nggak terima, bisa dituntut kalian,” ujar Arta membantu Afnan.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
Misteri Gadis Lintas Waktu

Misteri Gadis Lintas Waktu

Banyak ilmu pengetahuan yang bisa menjadi bahan pembicaraan, bahkan kami pernah belajar tentang coding untuk menciptakan sebuah aplikasi belajar. Tapi sayangnya, Jenny memilih pindah sekolah karena tak tahan lagi dibully oleh Alea dan geng. Meski tak main fisik tapi mereka menyerang secara psikis. Tak jarang yang menjadi korban akhirnya memutuskan pindah sekolah karena jika mengadu pun sia-sia. Alea adalah anak salah satu pendiri Yayasan, sudah pasti memiliki kekuatan. Sejak saat itu aku memilih tak dengan dengan siapa pun agar semua aman dari serangan Alea yang seperti tokoh Bayangker Peri dalam film Balveer. Cantik tapi hatinya seperti penghuni rumah angker. Menyeramkan!
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
DIBULLY SUAMI SENDIRI

DIBULLY SUAMI SENDIRI

Meski pun saban hari aku selalu membully-nya dia terkadang menerimanya saja. Puncak bully-anku padanya mungkin agak sering beberapa waktu belakangan. Pernah di dapur ini, saat dia sudah memegang piring aku menegurnya. "Makan terus..., nggak sadar badan semakin melar, Dek??" Aisya menatapku. Tangannya bergetar, piringnya pun ikut bergetar. Dia sedang menahan amarahnya sekaligus mungkin menahan laparnya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

Lila pun berbalik turun menuju kamar dan melihat sang suami yang sedang duduk di kurs baca dengan tenan. “Mana Raga?” tanya Banyu sambil menutup buku yang sedang dibacanya. “Mas, kayaknya kita perlu selidiki deh. Sebenarnya Raga di sekolah kayak gimana,” ucap Lila dengan wajah sendu. “Kenapa emangnya?” “Dia kayaknya di bully deh, Mas.” “Di bully?” tanya Banyu heran. Bagaimana anaknya yang jago taekwondo itu bisa di bully di sekolah?
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
Kekasihku, Bos Suamiku

Kekasihku, Bos Suamiku

Jefri dulu merupakan siswa paling culun dan tidak pernah terlibat masalah dengan siapa pun karena selalu mengurung diri bersama buku-buku yang menumpuk di mejanya. Jefri yang ditanya menegakkan tubuhnya. Ia menatap semua orang yang memerhatikannya sambil memberanikan diri mengungkapkan apa yang diketahuinya. "Waktu itu aku mendengar sendiri Ariana mengatakan kepada teman-teman sekelas kalau Laura adalah mantan pembully di sekolahnya dulu. Masalah ini mulai menyebar pada tahun ajaran kedua. Kalau kalian tidak percaya, tanya saja pada yang lain," jelas Jefri sambil menatap mereka. "Korban bullying Laura adalah Ariana. Ariana mengaku kepada teman-teman perempuan di kelas kalau hanya karena Laur
10848 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
DIBUANG SUAMI, DIRATUKAN AKTOR TERNAMA

DIBUANG SUAMI, DIRATUKAN AKTOR TERNAMA

"Avan bahkan bilang, Mommy Icha itu pelacur! Wanita hina! Asal Avan tahu, Mommy Icha gak kayak gitu!" Marissa terlihat mulai sesenggukan. Sesekali dirinya mengusap kasar kedua pipinya yang basah dengan punggung tangan kanan. Sementara aku, tentu saja kesal mendengar keluh kesahnya. Aku benar-benar tidak menyangka, anak sekecil mereka bisa menjadi pelaku bullying seperti ini di usia yang masih sangat belia. Bahkan, berani mengucapkan kata-kata yang sangat tidak pantas didengar apalagi ditiru oleh anak sekecil mereka.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

ibunya, yang menyerahkan segalanya demi menjauhkan riven dari kutukan kaela versi kecil, menangis dalam sel tahanan, meminta tolong dirinya sendiri usia 6 tahun, memeluk boneka rusak teman masa kecilnya, yang dulu mati dalam kebakaran misterius ayahnya sendiri, versi muda, menatap penuh rasa bersalah semuanya datang bersamaan, mengguncang batinnya. “gue bukan wadah…” riven berkata sambil melangkah maju, aura biru di tubuhnya semakin membara. “gue bukan anak kutukan…” ia membuka telapak tangan. buku terlarang tiba-tiba terpanggil ke arahnya, terlepas dari genggaman ayahnya. “gue adalah penentu takdir gue sendiri.” dalam satu ledakan cahaya, seluruh ruangan menyala, dan kekuatan mulai menyatu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai judul untuk tema bullying
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status