Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Surat Wasiat Sang Duke

Surat Wasiat Sang Duke

Jehu sadar akan posisi dirinya, sebagai seorang putra kedua, akan banyak bangsawan yang mendekat dan mencoba menghasut dirinya untuk bersaing dengan Kakaknya Elia. Sedari kecil Jehu mengamati bagaimana Kakaknya Elia tumbuh. Dia anak laki-laki yang tampan, baik dan kuat. Dia orang bajik dan bijak, baginya sosok itulah yang akan menjadi Raja yang baik bagi Kerajaan Merden. Hanya bangsawan yang serakah dan culas saja yang tidak akan menyukai Kakaknya itu. ‘Mereka hanya takut kalau kekayaan merekaa tidak akan bertambah banyak kalau tidak berbuat curang’. Jehu tidak ingin bersaing memperebutkan tahta karena Dia memang tidak tertarik dengan itu. Jehu hanya tertarik untuk membuat karya sastra atau
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Tanpa sadar, ia pergi ke toko alat tulis dan membeli satu set cat air. Seorang gadis di Jakarta yang sedang merasa sangat putus asa tiba-tiba merasakan sebuah dorongan untuk menulis surat kepada dirinya sendiri di masa depan. Ia merasa seolah-olah ada seseorang di dimensi lain yang sedang menyemangatinya.
902 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Di jendela browser, Dimas membuka aplikasi andalannya—sang Oracle Digital yang tak pernah tidur. Tanpa ancang-ancang, jemarinya langsung melakukan blitzkrieg di atas papan ketik. Ia mengetik membabi buta. Menistakan segala aturan tata bahasa yang pernah diajarkan guru Bahasa Indonesianya dengan susah payah. Dimas mengetik: bro buth help pnting bgt AI (Output Teks): Yo, Bro! Santai aja. Ada apa? Masalah skripsi lagi, nih?
993 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Bikin slogan kan ahlinya kamu ndesain Sayang, dan untuk menulis itu bukan melulu diarahkan ke pengarang buku Harsa: Umum untuk seluruh pekerjaan Harsa: Menulis adalah raja dari seluruh domisili profesi Ayu: Mas bilangnya Author bukan Writer😎 Nyiur: Capek habis ngasih minum si kembar, pengen dimanja Ayu: Ihh aku duluan! Aku pengennya dipeluk @Harsangomel Harsa: 😀Nanti Mas jelasin maksud yang setulus-tulusnya ya kalau udah sampai rumah
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
Betty da Jogja

Betty da Jogja

“Kamu itu menulis apa to Nul, kok sepertinya serius banget.” Bukannya menjawab pertanyaan Menul, Dodo malah mengomentari kesibukan Menul yang menurutnya aneh. Bagaimana tidak aneh kalau setiap habis menyelesaikan pekerjaannya, Menul selalu mojok di pantri untuk menulis. Padahal Menul bukanlah seorang penulis. Menul juga tidak pernah mempunyai cita-cita untuk jadi penulis. Menul hanyalah seorang office girl yang pekerjaannya tidak jauh dari sapu dan baki.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
Istri Manis Tuan Jicko

Istri Manis Tuan Jicko

“Aku sudah tahu cerita masa lalu kalian. Mas Jicko yang bilang. Aku mau minta maaf sama kakak atas segalanya. Atas semua hal yang aku kurang pahami dari kakak dan kebencian kakak sama Mas Jicko.” Gino mendengus, tangan dan tatapannya masih sibuk dengan lukisan pemandangan di depannya. Dia melukis sebuah desa yang hijau, dengan pondok kecil di tengah sawah dan dua gunung dengan mentari berada di dua puncak gunung. Seolah itu tempat impiannya untuk dituju kelak. “Bagus kalau dia sudah cerita." Gino berkata lirih.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
Bisakah Untuk Tidak Memilih

Bisakah Untuk Tidak Memilih

J_ Liora melipat kembali surat itu, sudah dua kali dia mendapatkan surat dengan tulisan yang sama dan inisial yang sama. Liora langsung menyembunyikan surat itu di balik buku-bukanya, dia takut Jovan menemukannya. Dari awal sebenarnya Liora ingin memarahi orang yang mengirim surat-surat norak itu tapi dia tidak punya petunjuk mengenai siapa orang iseng itu. “Siapa sih _S.H.J_ itu?” Liora berpikir keras tapi tidak menemukan jawaban apapun atas pertanyaannya. Dia lebih baik melupakan tentang surat yang nggak penting itu dan bertindak seperti surat itu tidak pernah ada.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
RADIO REKSA

RADIO REKSA

Walau terbersit pertanyaan dalam hati, namun ia berusaha bersikap netral dengan mimik wajah yang dibikin santai. Saat membaca data-data serta angka yang tertera disana, tampak raut kebingungan dan tak puas dari wajah Pak Imam. Apalagi setelah melihat lembaran-lembaran kertas yang lain, yang juga berisi data yang ditulis dengan tangan Jodi tersebut. Sesekali beliau menggeleng. Yang membuatnya tak habis pikir, banyak sekali tulisan-tulisan yang diralat dengan memakai tinta type-ex. Persis pekerjaan anak SD. Seharusnya, untuk dokumen yang berisi laporan penting, Jodi mengetiknya dengan computer dan di print diatas kertas yang bersih dan rapi. Tapi? ALih-alih bersih dan rapi, tulisan yang terter
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Mahasiswa hanya mengetik sesuai selembaran kertas yang diberikan oleh dosen. Dini mulai paham. Dia melihat sekilas pada lembaran kertas itu. Dia bisa tebak tulisannya menggunakan times new roman dan font kira-kira ukuran 14 untuk judul. Menggunalan menu bar bold juga untuk menebalkan tulisan dan italik untuk membuat tulisan yang berbahasa asing menjadi miring. Dan beberapa tantangan lainnya seperti pengaturan page layout dan page number. Tapi berhasil, Dini bisa melaluinya dengan mudah.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
Kawin Culik Sang Jenius

Kawin Culik Sang Jenius

Meletakkan kembali penanya, Mawar ingin beranjak dari tempat duduknya andai saja Jayden tidak menghentikannya. “Cobalah pakai penggaris ini, Hm?” Pinta Jayden sembari meletakkan penggaris itu pada bagian bawah huruf yang sudah ditulis oleh gadis itu. “Ketika kau merasa hurufnya sudah mulai goyang atau menghilang, arahkan pandanganmu pada garis dibawahnya dan tunggu sesaat sampai huruf itu terlihat kembali baru kau melanjutkan tulisanmu. Apa kau mengerti?”
1012.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai juru tulis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status