EUFORIA
“Lo bego, ya?! Bayaran itu cuma uang muka doang. Lo bakalan dibayar sesuai penjualan film. Emangnya lo rugi kalau berpasangan sama gue, apa?
Justru sebaliknya, lo bakalan naik daun lagi. Semua film lo bakalan dibeli pelanggan.”
Kuanggap alasan Karina menolak kontrak itu karena bayaran hanya sebuah fiktif. Entah kenapa, aku sangat yakin dia memiliki alasan lain mengapa tidak ingin menerima kontrak tersebut.
“Dan gue yakin kalau alasan lo soal bayaran itu cuma bohong. Nggak mungkin artis profesional kayak lo nggak tahu mekanisme yang diterapkan agensi.”
“Bukan urusan lo, ya! Gue nggak berkewajiban buat ngomong apa pun sama lo. Pokoknya, sekarang juga lo harus enyah dari apartemen gue!”
Hot Chapters