KINASIH
Jubaedah tertawa kecil, "Mak, Mak. Kita kan tahu, Asih hidup di kota, uangnya banyak. Lagi pula, tes itu diambil di sana, bisa aja kan si Asih bayar rumah sakit buat bikin hasil palsu? Selama ada duit, semua hal jadi mudah, Mak."
Kalimat Jubaedah semakin penuh dengan percikan bensin yang siap menyala. Namun Yatmi masih bimbang dengan setiap perkataan yang dia dengar. Hingga sebuah klakson mobil membuatnya bangkit dengan wajah cerah.
"Alhamdulillah, Pak."
Bab Populer