Aku Hanya Gadis Ternoda
“Sayang, tangan kamu keseleo. Kata dokter butuh dua minggu sampai sembuh total. Sementara itu, kamu libur dulu.”
Aku meringis, menyadari perban yang menutupi telapak tangan sampai pergelangan. Sepertinya selain kepala, tanganku juga terantuk sesuatu. Aku tidak menyadarinya.
“Rian, enjoy your time,” pinta Madame Erina untuk menikmati waktunya bersamaku. Sontak rahangku mengerat, ingin mengumpat. Namun, aku masih menaruh hormat pada wanita itu. Tanpanya, aku dan Renata hanya akan jadi gembel di Jakarta.
Hot Chapters