Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Bau darah yang ia buka membuat aroma di sekitarnya pun ikut menyeruak merasakan bau itu. sungguh jika ada satu orang pun yang tau hal menjijikan ini, mungkin Sumi sudah habis dihujat oleh orang-orang akibat aksinya tersebut. Lagi pula siapa yang bernafsu jika meminum kopi, yang rupanya menjijikan tersebut. Sumi keluar membawa segelas kopi, yang akan ia berikan kepada Tio. Terlihat disana Tio sedang duduk sembari bermain ponsel miliknya.
10663 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as kopi senja
Read
+Library
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

kata Senja apa adanya. Selesai dengan tugas dapur, Senja memang melanjutkan tugasnya yaitu; menyiapkan camilan juga minuman untuk Juan dan Nada. Memotong brownis coklat yang tersedia di kulkas lalu membuat kopi, dua hal tersebut dia lakukan sebelum kemudian membawanya ke lantai dua—tempat ruang kerja Juan berada. "Disuruh Papa apa inisiatif sendiri?" tanya Kirania sambil menaikkan sebelah alis.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kopi senja
Read
+Library
PASUTRI MAGANG

PASUTRI MAGANG

BAB, 21 🌻 Senja menurunkan cahaya keemasannya, menembus kaca besar kafe yang bernuansa modern dengan sentuhan floral di setiap sudutnya. Aroma kopi bercampur lembut dengan wangi mawar dari vas-vas kecil yang menghiasi tiap meja. Musik jazz pelan mengalun, menciptakan suasana hangat di tengah hiruk pikuk sore yang mulai mereda.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as kopi senja
Read
+Library
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Kursi-kursi kulit yang telah usang terasa nyaman dan lukisan lokal menempel indah pada dinding. "Selamat datang di Kafe Bija Kuprum!" Antusiasme sang barista tampak begitu asli, tidak dibuat-buat. Papan nama yang dia pakai bertuliskan "Anwar". Senyumnya sangat lebar saat dia menatapku dan bertanya, "Pertama kali di sini?" Aku mengangguk, entah mengapa merasa tersentuh dengan sambutannya. "Kalau begitu, kamu harus coba kopi andalan kami yang dibuat dari biji kopi Kombula dengan sentuhan vanila dan kulit jeruk. Percaya padaku, rasanya pasti bikin kamu ketagihan."
109.6K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as kopi senja
Read
+Library
Misteri Rumah Di Ujung Jalan

Misteri Rumah Di Ujung Jalan

usul Pak Senin. “Nih, Mas kopinya. Mumpung masih panas silahkan diminum,” ucap Pak Senin sambil meletakkan segelas kopi di depan Saka. Saka menyeruput kopi buatan Pak Senin. “Ah... nikmat banget. Sedikit menenangkan,” ucap Saka begitu seteguk kopi membasahi kerongkongannya. Saka menggerakkan kepalanya yang benar-benar terasa berat.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as kopi senja
Read
+Library
Misteri Bedak Wa*dah di Mobil Suamiku

Misteri Bedak Wa*dah di Mobil Suamiku

Disana banyak dijajakan sate ati ampela, sate telur, nasi kucing, jahe susu, kopi jos dan semuanya dengan harga yang sangat murah. Kami duduk diatas tikar, Maya memesan tiga nasi kucing, 10 tusuk sate-satean dan 2 gelas jahe susu serta 1 cangkir kopi jos. Kopi jos ini kopi yang telah diseduh, kemudian dicempungin bara api yang menyala. Bunyi khas 'jooos' tersebut yang kemudian dinamakan kopi jos. Sudah lama aku penasaran dengan rasa kopi Jos ini, sebagai penikmat kopi sejati, rasanya tidak afdao jika belum mencoba kopi yang satu ini.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 796 Times as kopi senja
Read
+Library
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Toh, rasanya sama saja. "Beneran nih nggak mau pesan? Nanti nyesel loh," goda Sena. "Iya, enggak." "Bu, kopi pahit satu, kopi susu satu, sama mie kuah satu. Cabainya yang banyak ya, Bu," ucap Sena. "Baik, Aa. Ditunggu ya," balas ibu penjual. Sena memilih bangku yang menghadap ke luar. Tampak sebuah perbukitan memanjakan mata. Meski malam, bukit tersebut tetap tampak cantik. Pasalnya, cahaya dari lampu turut menghiasi.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 371 Times as kopi senja
Read
+Library
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

Ia harus membawa Zola kembali demi Kirana dan demi dirinya sendiri, ia mengakui itu dalam hati. Di kafe kelima, sebuah tempat yang lebih modern dengan nama "Kopi Senja", Haidar melangkah masuk. Interiornya hangat, dengan sentuhan kayu dan pencahayaan temaram. Aroma kopi arabika yang lembut dan wangi, kue-kue manis menyeruak, menciptakan suasana yang nyaman. Di balik meja kasir, seorang wanita paruh baya tersenyum menyambutnya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as kopi senja
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

Teriak Irsab “Ahhhh.” Jawab Ira dan mendekati Irsab “Kamu dari tadi kah Ir?” Tanya Ira “Tidak aku baru aja sampai kok, oh ya ini aku udah pesankan kamu jus kesukaan mu jus alpukat.” Kata Irsab “Terimakasih.” Kata Ira “Ra gimana kamu dengan sekolahan kamu?” Tanya Irsab “Kamu jahat sekali Ir? Walaupun kamu sekolahya jauh tapi jangan terus melupakan aku dong, kenapa baru bertanya sekarang padahal sudah akan naik kelas dual oh ini.” Kata Ira
106.8K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as kopi senja
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Marna menyingkai kelambu lalu keluar menuju tungku, ia menghidupi tungku untuk merebus air dan mengolah dua gelas kopi untuknya bersama Lawen yang masih gelisah tidak bisa kembali tidur. ‘Duduk disini, minum kopi bersama Bue.” Lawen keluar dari dalam bilik kelambu dan duduk bersama Marna. Di tengah malam yang hanya di terangi lampu pelita, mereka mengobrol panjang lebar dan suasana hati Lawen mulai tenang setelah canda gurau ber sama Marna. “Yang kamu lihat di dalam mimpi tadi benar adanya.” “Benarkah,” Lawen kini memandang wajah Marna. “Lantas bagaimana Bue bisa selamat dari mandau terbang itu.?”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as kopi senja
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status