Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

“Iya, Nona.” “Bisakah aku memesan kopi kental, namun tak manis ataupun tak pahit.” “Dan …”Nona itu memerhatikan Latisya dari ujung kepala sampai kaki. Tatapannya tidak begitu sinis, tapi cukup ramah. Lalu melanjutkan ucapannya terhadap Latisya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as kopi senja
Read
+Library
Biduk Cinta Senja

Biduk Cinta Senja

ucap Langit sambil menarik sebelah tangan Senja dan membawanya ke pangkuan. "Kau bawa apa, Sayang?" lanjut Langit sambil melirik ke arah meja. "Teh manis dan kukis. Tadi siang saya membuatnya untuk camilan sambil menunggumu pulang kerja," ucap Senja sambil menunjuk ke arah secangkir teh manis dan satu toples kecil kukis cokelat di meja kerja Langit. "Wow. Kau bisa buat kue?" tanya Langit penasaran.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as kopi senja
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Maaf saja. Tadi sungguh sedang sibuk.” Gio kemudian pergi dari tempat itu. Kekacauan yang terjadi barusan berhasil di hentikan. Sekarang Gio berada di sebuah tempat makan seorang diri. Tadinya dia hendak pulang dengan cepat tapi karena hujan turun deras membuatnya harus berteduh di tempat ini. Gio memandangi ponselnya dan bermain game untuk menghilangkan rasa bosan. Setelah itu, dirinya memesan segelas kopi hangat. Cuaca hari ini cukup mengejutkan. Tiba-tiba hujan turun dengan deras dan membuat semua orang merasa panik untuk sesaat. Selama Gio berada di kota ini membuatnya merasakan keanehan yang terasa begitu dekat. Keanehan itu hanya bisa dia rasakan seorang diri. Tapi, Gio tidak pernah m
5.2K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as kopi senja
Read
+Library
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Tiara. Nanta pun tak berkata lagi. Percuma menyadarkan seseorang yang sedang kasmaran. Dia berdiri memandang mentari yang sebentar lagi akan benar benar meninggalkan hari. 'Senja memang indah, seindah orang yang menyukainya' batin Nanta. Saat matahari benar-benar telah tenggelam, Nanta dan Tiara pulang. Sepanjang perjalanan mereka tak saling bicara, hanya bunyi langkah kaki yang menemani.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as kopi senja
Read
+Library
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

Kenzo yang kesal melihat Leon dan Ayu bermesraan dihadapannya, ia langsung memanggil pelayan restoran itu. "Pelayan." teriak Kenzo memanggil pelayan restoran tersebut. "Ya pak, ada yang bisa saya bantu?" jawab pelayan restoran itu. "Ya aku pesan nasi goreng singapure-nya satu nggak usah pedas ya," kata Kwnzo sambil melihat buku menu dihadapannya. "Baik pak, ada lagi?" tanya pelayan itu. "Mmm, satu lagi. Aku pesan juice avocado tapi jangan terlalu manis." Kenzo sudah selesai memesan makanan untuk dirinya sendiri.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as kopi senja
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

Kesal dengan diri sendiri ia pun menepuk keningnya lagi beberapa kali. Tiba-tiba telepon di mejanya berdering, dengan segera ia angkat agar sang penelepon tak lama menunggu jawaban. “Ya, halo,” ucapnya dengan suaranya yang lembut. “Ehm, yang buat besok pagi di map hijau ada lima belas halaman. Yang buat besok siang di map merah ada sepuluh halaman. Ingat, yang map hijau di copy lima belas bundle. Jangan terbalik, ya, Meer,” ucap Varo dari seberang telepon.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as kopi senja
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Matanya meneliti satu per satu produk yang tersusun rapi di sana. "Coklat atau strawberry, As? Atau mau ini nih? Yang rasa jeyuk?" Suara Bayu membuat beberapa orang menoleh ke arah mereka lalu tersenyum. Begitupun Asih yang merasa hangat menjalar di wajah dan tubuhnya, hingga tak sadar membuat kedua pipinya merah bak udang rebus. Bayu meletakkan beberapa kotak susu dengan varian beragam. "Biar nggak bosen sama satu rasa," ucapnya kembali mendorong kereta belanja itu ke arah lain.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as kopi senja
Read
+Library
Pesona Paman Seno

Pesona Paman Seno

Kemudian menuangkan setengah cairan hitam itu ke dalamnya. Seno memang memiliki kebiasaan meminum kopi menggunakan alas cangkirnya. Katanya menunggu kopinya sedikit hangat baru bisa dia nikmati. Dan racikan kopi hitam kesukaannya adalah dengan takaran 3 sendok makan bubuk kopi dicampur dengan satu sendok teh gula pasir. "Anggap saja sebagai bentuk terimakasih Rindu karena sudah Paman pijat tadi." jawab Rindu santai tanpa menyadari efek dari ucapannya yang membuat Seno tersedak.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as kopi senja
Read
+Library
Bayangan di Balik Senja

Bayangan di Balik Senja

Bab 1: Pertemuan di Hutan Di ujung timur Pulau Nusantara terdapat sebuah desa kecil yang tersembunyi di balik hutan lebat yang disebut Sunyaragi. Desa itu terletak di tepi danau yang tenang, dikelilingi oleh pepohonan rimbun dan suara hewan-hewan liar yang berkeliaran di sekitarnya. Namanya adalah desa Sunyaragi, sebuah tempat yang dihuni oleh masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam, menjaga dan menghormati keindahan serta kekuatan yang terkandung di dalamnya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as kopi senja
Read
+Library
Cinta Dalam Kilauan Senja

Cinta Dalam Kilauan Senja

kata Arif sambil melebarkan gulungan itu diatas peti. "Apa kamu, bisa membacanya, Arif?" Tanya Maya sambil melirik Arif yang nampak fokus dengan tulisan itu. "Tentu, Maya, aku sedang mencoba mengartikannya, disini tertulis, Harta Karun berada di puncak gunung Senja, pintu harta Karun hanya terbuka sebelum bulan purnama tiba ketika matahari terbenam" kata Arif dengan nada serius.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as kopi senja
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status