Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Tentu, berikut adalah versi yang lebih menarik dan mendetail dari teks tersebut: --- Keesokan harinya, Stuart datang dan mengatur pertemuan dengan Senja di sebuah kedai kopi yang nyaman. Saat Senja memasuki kedai kopi itu di tengah jam kerja, suasana terasa tenang dan tidak terlalu ramai. Beberapa orang duduk berpasangan, ada yang membaca koran, dan ada juga yang sibuk mengetik di laptop mereka.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as kopi senja
Read
+Library
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

“Ini kopi apa?” Hairi menelan saliva lalu menjawab dengan sedikit membungkuk. “Kopi Kintamani,” “Nikmat sekali,” puji Safira yang terus menyesap kopinya lalu sesekali mengayunkan jemarinya, memainkan asap kopi yang mengepul. “Aku mengira kopi dari Brazil,” “Apa Mas Haikal mengatakan sesuatu pergi kemana?” tanya Safira menaruh cangkir kopinya lalu menghela nafas. Tatapannya kini beralih pada Hairi yang berdiri dan menundukkan kepalanya.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as kopi senja
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Ario menatap papan menu, yang tiba-tiba menyesuaikan tampilannya jadi hologram digital. “Satu Kopi Rasa Kenyataan yang Terlupakan. Panas.” --- Dimas mulai menyeduh. Ia mencampur biji kopi langka dari era kolonial, setetes susu dari sapi ilusi yang pernah bermimpi menjadi awan, dan bubuk gula dari momen saat seseorang menyadari dia dicintai. Saat disajikan, aroma kopinya menimbulkan getaran aneh. Randi langsung hidungnya mimisan.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as kopi senja
Read
+Library
Dear Dirga

Dear Dirga

“Karena emang ganggu.” Dirga terkekeh. “Tuh, kan.” Tiba-tiba Dewa datang membawa dua cangkir kopi yang mengepul harum, lalu duduk di tengah-tengah mereka. “Gue gak mau ganggu momen kalian yang manis-manis ini, tapi kopi ini harus dicoba. Arabika Sulawesi—langka.” “Thanks, Dew,” ucap Dirga sambil mengambil satu cangkir dan memberikannya ke Naykilla lebih dulu.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as kopi senja
Read
+Library
Kenikmatan Satu Malam

Kenikmatan Satu Malam

Perintahnya pada Saena. “Ko-kopi?” Ulang Saena, gadis itu semakin terlihat bingung dan tidak mengerti kenapa Yu Silan malah memerintahkan dirinya untuk membuatkan kopi untuknya. Dan mau tidak mau Saena segera pergi untuk membuatkan kopi lalu mengantarkannya pada Yu Silan. “Ini kopinya, Tuan Yu.” “Terlalu manis.” Saena mengangguk lalu membawanya kembali, dan membuatkan yang baru untuknya.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as kopi senja
Read
+Library
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

Aduh mulut, kenapa nggak pernah bisa jujur kalau sudah berurusan tentang Senja! "Mau coba minum kopi khas Belitung nggak nanti malam?" tanya Senja. "Mau dong, tapi kasihan Aim belum bisa ikut," jawab Kak Cepi. "Nggak masalah, bocah nakal satu itu nggak suka minum kopi. Lagipula besok dia sudah memaksa untuk pulang. Jadi biarkan saja malam ini dia menikmati tidur di rumah sakit," ucap Senja dengan wajah usil.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as kopi senja
Read
+Library
Istri Kampungan Yang Disembunyikan CEO Arogan

Istri Kampungan Yang Disembunyikan CEO Arogan

Gluk Untuk yang kesekian kalinya Ziko menelan saliva nya. Di mata Ziko, milik Senja benar-benar sangat menggoda. Kecil, bersih dengan rambut-rambut halus yang tampak rapi, serta klitoris yang berwarna kemerahan. Senja menundukkan sedikit wajahnya, melihat kearah Ziko. Ziko pun mulai mengubah posisinya membungkuk hingga wajahnya lebih dekat dengan titik intim Senja, bahkan lebih dekat, hampir tak berjarak.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as kopi senja
Read
+Library
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

Baru saja Sal akan membalas, Seno datang lagi sambil membawa nampan berisi dua gelas kopi yang asapnya masih mengepul di udara. "Selamat datang di Nuansa Cafe dan selamat kembali ke Jakarta, nona Raya." Seno tersenyum manis. Ia taruh gelas-gelas kopinya perlahan, lalu menarik satu bangku dan duduk di sebelah Raya. “Gimana Lombok?”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as kopi senja
Read
+Library
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Tanya Sedia. "Gue tadi pagi nggak sengaja numpahin kopi punya dia." "Astaga Kasih lu harus cepet cepet ganti tu kopi." Kata Senja. "Gue juga niatnya mau ganti. Tapi anehnya tu orang pas kopinya jatuh bilang gini sepuluh ribu gue gitu. Aneh banget kan." "Itu bukan aneh geblek, tu anak ngasih kode ke elu minta diganti kopinya. Peka dikit napa lu." Jawab Senja.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as kopi senja
Read
+Library
Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Pria itu datang membawa nampan kayu kecil. Senja mendongak dengan mata sembap. "Koh..." Tanpa banyak bicara, Koh menuangkan cairan keemasan ke dalam cangkir porselen. Aroma chamomile yang menenangkan beradu dengan semilir mint yang tajam, merayap masuk ke saraf Senja yang tegang. "Minumlah. Ini akan membantumu memejamkan mata." Senja menerima cangkir itu, merasakan hangatnya menjalar ke telapak tangannya yang dingin. Uapnya yang wangi sedikit mengendurkan denyut di pelipisnya yang kaku.
10945 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as kopi senja
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status