RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)
"Aku jatuh cinta padamu. Ini bukan cinta yang seperti dulu. Ini jatuh cinta yang sebenarnya, rasa ini bahkan lebih kuat dibanding dulu aku melamar almarhum Amanda. Maukah kamu menikah denganku, lagi?"
Rinai bergeming. Angin malam di bulan September sangat dingin, tetapi tak mampu mengalahkan kebekuan di dada sang wanita. Bahkan, kata-kata Reinart seperti angin lalu baginya.