Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ditinggal Suami, Dinikahi CEO

Ditinggal Suami, Dinikahi CEO

Luminaria Park masih ramai meskipun malam semakin larut. Lampu-lampu berkelap-kelip di antara dedaunan, menciptakan suasana yang seolah berasal dari negeri dongeng. Namun, di tengah keindahan itu, ekspresi Rey masih menyiratkan ketegangan. "Bukan apa-apa," jawabnya singkat, memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku celana.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Complicated Marriage

Complicated Marriage

Leherku yang semula menegang, kini berangsur-angsur mulai melemas. "Listriknya padam. Yuk ke dapur aja, kita masak untuk makan malam. Sekalian nanti nyalain lilin untuk penerangan." Pak Bima menggandeng tanganku yang terasa sangat dingin. "Ki, jangan dipikirin masalah tetangga yang meninggal. Meski saya enggak bohong, tapi saya yakin arwahnya gak mungkin gentayangan." Dia masih berjalan di depanku.
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Manis untuk Para Pengkhianat

Pembalasan Manis untuk Para Pengkhianat

mama . *** Tungkai melemah saat memasuki ruangan yang sedikit temaram. Temaram karena lampu yang diperuntukan sebagai pencahayaan hanya hidup di beberapa titik saja. Di sudut lain, dua buah lampu seperti enggan untuk dipergunakan lagi, terkadang menyala sesaat kemudian mati lalu menyala dan mati kembali. Itu terjadi secara berulang. Meskipun begitu, netraku masih dapat memindai seluruh isi di dalamnya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Malam yang panas

Malam yang panas

Bahkan ketika lilin yang mereka nyalakan karena listrik padam mulai meredup, mereka masih saling mendekap, mencari kehangatan satu sama lain di antara dinginnya malam dan ketidakpastian esok hari. Reza mengusap punggung Nadia perlahan. Gerakannya pelan, seperti menenangkan, namun juga sarat hasrat yang tertahan terlalu lama. Bibirnya menyentuh kening perempuan itu dengan lembut. “Kau masih milikku, kan?” bisiknya. Nadia menengadah, menatap wajah Reza yang kini hanya teriluminasi cahaya temaram lilin. Ia mengangguk, perlahan. “Selalu.”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Udara di dalam gudang rempah-rempah itu pengap, tebal dengan aroma kayu manis, cengkeh, dan kapulaga yang bercampur dengan bau besi panas dan darah yang tumpah. Lampu-lampu minyak bergoyang ditiup angin, cahayanya berkedip-kedip seperti mata yang mengintai dari kegelapan, menciptakan bayangan panjang yang menari liar di dinding-dinding kayu lapuk. Setiap bayangan tampak seperti sosok hantu yang bergerak-gerak, menciptakan ilusi mengerikan bahwa dinding itu sendiri hidup, bernafas, dan menatap dengan tatapan kelam.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua

Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua

Gulita membalut langit biru yang memuncak di atas kepala. Terpaan angin basah malam begitu deras menghujam permukaan kulit yang terus-menerus membangkitkan kehangatan. Lampu jalanan yang remang-remang, menambah kesan indah untuk langkah kedua orang yang tengah mabuk api asmara. Bangunan-bangunan yang kerap melintasi kedua mata, bersama-sama menyalakan lampu malam yang menjadi salah satu alat penerang jalan.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Lampu meja tersebut memancarkan cahaya berwarna kuning hangat, membuat Lani merasa lebih berkonsentrasi. Terdapat lampu gantung di langit-langit di tengah ruangan. Lampu gantung tersebut memiliki model klasik, era abad pertengahan modern. Badan lampu yang terhubung dengan di langit-langit terbuat dari besi tempa yang dilapisi kuningan. Lalu badan lampu tersebut terhubung dengan batang lampu yang menjulur ke atas seperti untaian DNA. Dan di setiap ujung batang terdapat sebuah bola kaca putih, yang jika di total terdapat enam buah bola kaca putih, pada lampu gantung tersebut. Jika dihidupkan, lampu gantung tersebut memancarkan warna cahaya seperti sinar matahari pagi.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Minyak Urut Cap Kalajengking. "Panasnya nembus tulang. Jangan nangis." *** Dua puluh menit kemudian. Lampu ruang tengah diredupkan demi penghematan listrik. Suasana remang-remang menciptakan bayangan dramatis di dinding.
948 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Remang-remang. Lampu bohlam tunggal menggantung di langit-langit yang tinggi dan retak-retak. Bohlam itu berayun pelan, menciptakan bayangan yang bergerak liar di dinding beton yang catnya sudah mengelupas. Setiap ayunannya membuat ruangan ini terasa seperti bernapas. “Sudah bangun, Nona Moretti?” Suara itu berat. Parau. Dan penuh kebencian yang tidak lagi hangat—melainkan beku.
1019.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Malam turun perlahan di rumah keluarga Rembrandt. Sebuah senja muram seolah menempel di atap rumah itu, sebelum akhirnya digantikan gelap yang merayap seperti kabut tipis. Lampu-lampu minyak di lorong menyala satu per satu, menebarkan cahaya temaram yang menghangatkan ruangan namun tidak sanggup mengusir bayangan resah dari dada Cempaka.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai lampu remang remang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status