Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

Sakura tersenyum kecil — ia tidak menyangka akan makan siang dengan view seperti ini. Heri langsung memesankan beberapa menu yang menurutnya pas, Pizza Margherita, yang sederhana tapi klasik, Beef Sirloin Cutlet, daging lembut dengan saus ringan, Seafood Pescatore, pasta dengan kerang dan udang segar, Dua soft drink, Dan Kue Tiramisu sebagai penutup. Sakura melirik ke arah Heri dengan senyum geli. “Kamu makannya banyak juga ya, Heri.”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Tuang ke loyang plastik! Dikipasin, tunggu lima menit aja.” Filan mengatur persiapan lain, lalu menumbuk biskuit gandum dengan lesung mini berbahan keramik di dalam bejana kaca transparan, membiarkan Lila menunggui vla dalam loyang lebar dan ceper sedang diterpa angin dari putaran baling-baling mini van. "Filan! Barusan Sherlin chat, Mango Chesse Cake buat Oma Ima mau yang hangat, yang dingin Sherlin," lapor Lila kepada Filan yang menumbuk biskuit gandum sampai sedikit halus.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

Dan Gema bisa membuat roti isi telur sebagai camilan makanan penutup. Aksi Gema, di rekam baik dalam jejak memori Lara. Perempuan itu duduk manis di meja makan bertopang dagu. Maniknya bergerak seirama dengan iringan kedua kaki Gema. Dan alangkah indahnya makhluk ciptaan Tuhan satu ini. Sayang saja kurang peka. “Aduh mataku.” Lara memekik kecil saat dengan sopan menurunkan pandangannya.
7.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Perutku sudah sangat keroncongan, seolah cacing ingin menjerit dan berderu, kalau lo gak ngasih kami makan, maka ususlah yang jadi santapan kami. Langkahku kembali menjejak, menuju dapur vila yang tidak seberapa besarnya. Berpintu-pintu lemari gantung tampak tersusun rapi, dengan pernis yang diterjang kemilau siang, membuat lemari itu seolah tampak bercahaya dengan sendirinya. Meja makan persegi panjang dengan material kayu yang beralaskan kaca, teronggok sepi di tepi sana, tidak ada apa pun di sana, kecuali hiasan kerang-kerangan yang masih mematung.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

teriak Ibu, kemudian beliau masuk dengan cepat ke dalam rumah untuk menyusul Lala. Sementara di dalam kamar Lala ... "Merre!" bentak Lala sambil terus mengetuk kaca cermin tempat Merre berada. Tak beberapa lama terlihat cermin itu bereaksi. Angin yang teramat dingin dirasakan oleh tangan Lala dan sebuah bayangan putih tampak di dalam cermin. "Ada apa, Lala?" tanya bayangan itu. "Keluar kau!" Bentak Lala pada bayangan itu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Milyuner

Menjadi Istri Milyuner

Laras ikutan nimbrung. "Emang bedanya apa? Kan sama-sama cheese cake?" Tanya Rieka dengan polosnya. "Igor's itu pakai kejunya dari Swiss Mbak, Jersey Blue cheese. Beda banget rasanya, enak banget sampai meleleh di lidah." Laras semakin bersemangat menjelaskan. "Oooh beda ya?" Rieka tertawa garing, bingung. "Cobain deh. Biar tahu kamu rasanya," Ujar Kartika tersenyum melihat kepolosan Rieka.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Hermawan, memandang Eliza sambil menaikkan alis, bingung. "Lempuk durian? Itu apaan?" tanyanya sambil mengerutkan dahi. "Itu Pi, makanan dari durian. Warnanya hitam, terus kalau digigit kenyal-kenyal, manis, dan baunya khas banget durian," jelas Eliza penuh semangat. Hermawan menatap istrinya, Mawar, berharap ada jawaban. Tapi wanita itu hanya menggeleng pelan.
9.66.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199.5K kali sebagai lemari makan kaca
Tampilkan Ulasan (256)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Empat Lapan
bagus&suka bngt ceritanya.. terima kasih Thor sehat selalu agar selalu sediakan cerita" yng bagus... Oya thor boleh dong sekali-kali sediakan beberapa bab tentang keluarga Nathan & Eliza (Noah, twins) kumpul barang..bercanda, tertawa, manja".. kangen bnget soalnya sama mereka
Baca Semua Ulasan
Istri Rahasia Tuan Hagan

Istri Rahasia Tuan Hagan

Perempuan paruh baya itu pun menarik Belvara. Kaki Belvara seakan tak memiliki tenaga untuk sekadar menopang tubuhnya, ia terduduk di lantai begitu saja. Belvata mencoba mengingat ulang dengan jelas ketika ia membuka kulas, dan membuka lemari temoat penyimpanan bahan makanan lainnya di dapur, ia sama sekali tidak menemukan selai seperti yang di tunjukan Arum—pelayan yang membawa selai strowberey dan nanas ke jadapan Miranti.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Lalu, aku, Kak Melly dan Bang Rudy, masuk ke dalam rumah. *** “Kak, kacamataku patah …,” kataku dengan raut wajah sedih pada Kak Melly, sambil menikmati makam malam bersama dengan mereka. “Terus?” tanya Kak Melly “Beliin yang baru, hihi …,” “Itu di kotak yang ada di dalam lemari kaca, kakak menyimpan dua buah kaca pembesar. Nanti kakak coba tempelin pakai lem dan …,”
108.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

tanyanya lagi, bergerak cepat ke dapur bersih yang terhubung ke ruang makan. Mitha menarik kursi di depannya. Meletakkan sling bagnya ke atas meja, lalu duduk sambil memperhatikan gerak-gerik istri Haris tersebut. Tidak lama Elena mendekat membawa dua gelas lemon ice dan beberapa potong cheese cake di dalam piring berbentuk persegi. "Cheese cakeku baru mateng. Bentar lagi pasti habis. Kamu beruntung dapat potongan pertama," selorohnya.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status