Panglima Tempur Terbaik
Karena walaupun Ken sudah bilang kalau orangtuanya Lidya tidak lagi berada di luar, tapi, karena belum melihat dengan mata kepala sendiri, maka Lidya tidak yakin 100 persen, karena itu, dia masih berusaha menutup mulutnya dengan tangannya.
Lidya mati-matian berusaha menahan suaranya karena rasa geli yang tidak tertahankan buah dari belaian lidah yang dilakukan Ken ini, membuat Lidya hampir-hampir tidak bisa menahan teriakannya.
Tubuh Lidya bergerak-gerak karena merasakan kenikmatan yang tercipta dari remasan tangan Ken ini, terlebih jilatan lidah Ken yang menari-nari dengan pasti membelai butir merah muda milik Lidya.
Hot Chapters