Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah
Tubuh Zaki mulai gemetar, wajahnya pucat dan kurus, seperti akan hancur kapan saja.
Dia berkata, "Aku … aku hanya terlalu mencintaimu."
"Cintamu terlalu hina, penuh kebohongan dan luka. Kamu nggak layak menyebut itu cinta."
Cindi bangkit berdiri, dan berkata dengan pelan. Dia berkata, "Dulu aku pernah bilang padamu, orang tak setia, akhirnya dijauhi semua orang dan hidup sendiri sampai tua."
الفصول الرائجة