Kasih Sayang Yang Datang Terlambat
Ayah berteriak marah di dalam ruangan, matanya memerah dan air mata mulai menggenang di sudut matanya.
Tiba-tiba, ponselnya berbunyi, ada pesan 'dariku' yang masuk.
"Dasar tua bangka! Semua warisan itu punyaku! Bisa-bisanya kamu memberikannya ke perempuan jalang itu?! Mimpi!"
Pesan itu jelas-jelas merupakan pengakuan atas aksi tabrak lari tersebut.
"Aurel!"
Saat memanggil namaku, suaranya bergetar penuh amarah.