Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Yang Kunodai

Gadis Yang Kunodai

" Jelas Sarah yang ada di hadapannya sembari mengusap kepala Sando. "Aku iri sama Mbak yang bisa memeluk serta mencium Ayah. Aku juga ingin bisa memeluk dan menciumnya." "Jangan pernah kamu iri sama Mbakmu, Nak. Ayahmu adalah seorang yang sangat baik sehingga Allah menginginkan Ayahmu untuk berada di sisi-Nya. Kirimkan doa pada Ayahmu agar dia bisa merasakan rindumu padanya." "Benarkah Ayah sangat baik?"
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Mungkin tidak ada yang spesial dari diriku, wahai ayah dan ibu… Tapi, setiap senyumku adalah rinduku padamu Tatapanku merupakan harapan masa depanku untukmu Tangisku adalah harapan akan kebersamaan Kebersamaan yang akan kita lewati kelak, suatu saat nanti Dimana bahagia menjadi milik keluarga kita Bukan sekedar angan, juga mimpi Andainya itu mimpi, bangunkan aku untuk tetap bahagia Titip rindu untukmu, orang tuaku. Dani mengakhiri lagunya dengan suara seruling lembut ciptaannya yang berjudul Dua Rindu, setelah itu dia mengucapkan salam dan menundukkan badan dalam, hingga terdengar suara tepukan tangan riuh dari penonton.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Rindu menghela nafas panjang sambil menutup matanya, kemudian memulai bacaannya. "Audzubillahiminassyaitonirojim, bismillahirrahmanirrahim. Tabaarokallazii nazzalal-Furqoona 'alaa 'abdihii liyakuuna lil-'aalamiina nuziiroo ... " Rindu mulai melantunkan surat yang diminta oleh juri dengan fasih.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
VIDEO SYUR SUAMIKU

VIDEO SYUR SUAMIKU

VIDEO SYUR SUAMIKU #41 "Ibu, apa hari ini ibu merindukan ayah?" tanya pria kecil yang masih terbaring di ranjang. "Iya sayang, ibu merindukan ayahmu setiap hari. Namun, hari ini menjadi hari yang begitu menyiksa. Karena ibu sangat merindukan ayahmu." Aku mengusap air mata yang mulai mengalir di ujung mataku. Sementara putra kecilku mengusap kening dan menciumiku.
8.545.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

Aku mengulum senyum membaca pantun pembuka surat dari Pak Arif. Hai, Bu Rindu. Mohon maaf kalau tulisanku jelek ya. Mungkin mata Bu Rindu akan sakit membacanya. Apalagi aku menulis surat ini secepat kilat, sekilat kehadiran Bu Rindu dalam hariku hingga kini pergi menjauh.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

RINDU YANG TERLUKA - Rindu "Kamu pulang ke rumah papa saja. Di rumahmu nggak ada yang ngerawatmu nanti." Pak Farhan bicara sambil memapah sang anak ke mobil. "Ada Mak Sum, Pa." "Memangnya Mak Sum bisa menopang tubuhmu jika kamu perlukan. Bisa bantuin kamu ke kamar mandi juga? Kalau di rumah papa kan ada Pak Wono."
9.9192.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
Forever Hours

Forever Hours

Mengingat kembali bagaimana mencurahkan cinta pada anaknya sendiri. "Pernah. Ayah itu lagi rindu sama kamu, Ra. Anak cantik Ayah." *** [ to be continue ]
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
Thirty Days

Thirty Days

kata Ayah Nohan tersenyum hangat. "Aku menyayangimu, Ayah! Aku merindukanmu, aku sangat merindukanmu, Ayah. Aku tidak pernah membencimu sekalipun itu dalam mimpiku, aku tidak pernah... " kalimat Nohan terhenti begitu saja kala sosok itu sirna, digantikan cahaya matahari siang yang masuk melalui ventilasi, "Sekalipun membencimu, Ayah!" lanjut Nohan menatap cahaya matahari, yang tiba-tiba saja melenyapkan sosok ayahnya. "KENAPA TUHAN? KENAPA?" teriak Nohan menggelegar.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

Begitu pula Bunda. Ayah hanya tersenyum. Lalu bibirnya mulai bergetar. “A-ayah pa-pamit, ya, Qi. Asy ... hadu ... al ... laa ... ilaaha ... illalloh ... wa ... asyhadu ... anna ... muhammadar ... rosu ... lulloh ....”
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
AIB YANG TERUNGKAP DI HARI PEMAKAMAN SUAMIKU

AIB YANG TERUNGKAP DI HARI PEMAKAMAN SUAMIKU

Aku tahu dia prihatin hanya saja, ah, sudahlah. "Ayo berdoa untuk Ayah, semoga ayah bisa tenang dan pergi ke surga dengan bahagia," bisikku yang pada akhirnya berusaha menegarkan diri di depan anak. "Ayah gak akan kembali ya Bund, ya Allah, ayah ... Alisa Rindu ...." Air mata putriku masih berderai, ungkapan sedihnya amat melubangi dadaku, hingga kembali kami bertangisan.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai lirik sholawat rindu ayah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status