Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pilihan York

Pilihan York

Di saat yang lain sibuk beradu dalam alam mimpi, York sibuk berada dengan pikirannya. Beruntung cafe ini buka 24 jam dan suasana tropical yang sudut diisi dengan deretan buku-buku yang tertata rapi pada rak-rak kayu yang semakin menambah kesan minimalis namun aesthetic cafe ini. York mengamati cafe yang hanya menyisikan beberapa orang saja. Termasuk seorang pria yang duduk dengan anggun sambil membolak-balikkan buku seolah ia adalah objek yang baru keluar dari lukisan. Jangankan pengunjung bahkan para waiters pun curi-curi pandang bahkan memandang dengan terang-terangan ke arah pria berkulit putih pucat tersebut seolah siap untuk memangsanya. Kaos hitam yang dikenakannya tampak memamerkan ot
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

Tulisannya indah dan rapi. Dari luar terdengar suara mesin drill kopi, blender, dan berbagai alat masak lain. Masih bercampur juga dengan alunan Bethoven. Ornamen-ornamen ala cafe klassik modern berbaur dengan latar putih dengan mural dedaunan berwarna ungu dan biru. Berliana turun dari mobil. Tak lama kemudian dua orang laki-laki keluar dari pintu samping kedai yang menyambung dengan garasi.
9.9106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Cold Marriage

Cold Marriage

Teman akrabnya yang ikut terjun dalam beberapa masalah yang dibuat Olivia. Rencana dari kemarin, mereka ingin pergi ke sebuah kafe yang instagrammable. Dengan nuansa kayu cerah, tanaman rambat palsu yang berwarna hijau menggantung di aksen sangkar burung sebagai hiasan, dan ubin abu-abu. Kafe yang sangat ditujukan untuk para kaum millenial. Sesampainya Olivia, Nessa, dan Liana di kafe tersebut, mereka pun memesan menu Italia yang disediakan.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
HALCYON

HALCYON

Segera setelah itu, Citra langsung memberikan berbagai macam pengarahan dasar kepada Namara yang tampak sangat antusias mendengarkan arahannya. La Casa, itu nama kafe yang dimiliki oleh dua pemuda yang bersahabat baik yang kemudian sepakat menjalankan bisnis bersama sejak 3 tahun yang lalu. Bisnis food and beverage ini berawal dari sebuah kafe kecil pinggir jalan yang kemudian berkembang dengan pesat setelah 1 tahun resmi dibuka. Pemiliknya tidak lain adalah Kaivan dan Azrico. Kini siapapun yang masuk atau bahkan sekedar melewati La Casa akan terkesima dengan bangunannya yang cukup ikonik. Mengusung konsep scandinavian dengan cat dominan putih serta aksen kayu dan tanaman yang dipakai di d
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Love & Shit

Love & Shit

Sebenarnya masih ada warna putih dan coklatnya tapi Hitam paling dominan. Begitu masuk, gadis itu di hadiahi tatapan ramah dari pemilik cafe. Dan, sepertinya tatapan penasaran dari berbagai pengunjung lainnya, jelas saja. Karena dari ujung-ke ujung pengunjungnya dominan laki-laki. "Welcome home mis cofee!" Ucap sang empunya cafe. "An ekspresso with a little sugar satu!" "Yah, kan udah gue tebak sih Lo bakal milih ekspresso lagi. Tapi tenang tuan putri, akan saya buat kan!"
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Mas Satria hanya mengangguk samar dan terus melangkah masuk ke dalam kafe. Meja dan dan kursi berjajar rapi di dalam dan luar kafe. Dinding pembatas terbuat dari kaca hinga denga mudah mata ini menangkap pandangan di semua sudut kafe. Mas Satria menuju meja kasir yang terlihat seperti minibar. Entah apa yang mereka bicarakan, aku hanya melihat pegawai berkemeja hitam lainnya menunjuk ke arah belakangnya. "Ayok."
9.559.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
SERIBU WAJAH MANTAN ISTRIKU

SERIBU WAJAH MANTAN ISTRIKU

Adzriel tidak pernah menyangka, bahwa satu pesan mampu mengacaukan fokus dan suasana hatinya seharian penuh. *** Suara denting lonceng kecil di pintu masuk terdengar nyaring. Embun melangkah masuk ke dalam sebuah kafe berukuran sedang bernuansa segar. Di setiap sudut ruangan terdapat tumbuhan hijau asli dengan corak tembok perpaduan krem dan hijau tua. Mata hitam cemerlangnya menyisir pelan setiap tempat duduk, mencari seseorang. Sampai seorang pemuda tampan dengan kemeja putih dan celana hitam, duduk di samping jendela melambaikan tangan.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Malam ini, di bawah cahaya bulan, Dita merasa seperti mengikuti jejak bintang-bintang. Mereka akhirnya sampai di kafe, dan Dita tak dapat menyembunyikan senyumannya ketika melihat keindahan interior tempat itu. Dika dengan ramah membimbingnya ke salah satu meja di sudut yang nyaman. Kafe itu memiliki dekorasi yang begitu memikat. Dinding-dindingnya dilapisi dengan kayu hangat yang memberikan sentuhan rustik, menciptakan suasana yang hangat dan bersahaja. Lampu gantung dengan desain simpel dan elegan tergantung di atas setiap meja, menambahkan cahaya yang lembut ke sekitar.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

Mereka berempat akhirnya memilih tempat yang ada paling ujung. Gaya modern kekinian begitu terasa di kafe kenangan itu. Untuk bagian lantai dua merupakan kafe outdoor. Lebih terlihat alami. Dinding-dinding kafe terlihat seperti batu bata asli. Padahal, itu hanya wallpaper biasa. Di dinding itu juga terpasang bingkai tulisan motivasi dan sejenisnya. "Urang teh, henteu resep sebenernya. Kalo harus kerja kelompok di dieu," ujar Gafi yang sudah menatap Senja intens. Setelah mereka berempat duduk di bangku paling pojok.
9.97.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Tertawan Cinta Kakak Ipar

Tertawan Cinta Kakak Ipar

Perlu waktu sekitar 15 menit untuk sampai di sana. Suasana yang hangat dan mewah menyambut kedatangan Yuan malam itu. Ketika ia melangkah masuk, aroma kopi segar dan rempah-rempah mewah memenuhi udara. Dinding cafe dihiasi dengan sentuhan modern dan elegan, menggunakan warna-warna netral seperti emas, putih, dan hitam untuk menciptakan suasana yang eksklusif. "Di mana duduknya dia?"
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status