Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hutang Dua Milyar Menjadikanku Tawanan Pria Asing

Hutang Dua Milyar Menjadikanku Tawanan Pria Asing

Tian menatap layar komputer yang ada di depan Haris. "Naura tinggal di Melbourn. menurut alamat yang terlacak dari panggilan telepon tadi, posisinya ada di sini." HAris langsung membesarkan tangkapan satelit dan menunjukkan sebuah apartemen. apartemen tersebut tak telalu besar. mungkin karena Alin tinggal sendiri, jadi ia hanya menyera apartemen kecil. karena bisa Haris tebak jika Apartemen tersebut hanya dihuni oleh empat atau lima penghuni saja.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 284 Times as madam nazar location
Read
+Library
Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Toh, kami tidak tahu Nizar berada di bagian apa? Runyam banget ini hidup, kayak soal Matematika. Aku pun memutuskan untuk bertanya pada resepsionis, daripada gak tau arah. Teringat kata pepatah, ‘Malu bertanya, sesat di jalan.’ “Sus, pasien bernama Nizar dirawat di ruang mana ya?” tanyaku. “Sebentar ya, Bu. Saya cek dulu.” Wanita berhijab itu menggulir layar komputernya beberapa saat.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as madam nazar location
Read
+Library
Tuan Mada, Ayo Kuasai Segalanya!

Tuan Mada, Ayo Kuasai Segalanya!

Baru saja ingin menutup mata, ponselnya berdering, dan Sofia segera memberi perintah. “Hmm, aku masih ngantuk. Apa nggak bisa diundur sampai nanti siang atau sore?” Mada menguap setelah semalaman tidak tidur. “Jenderal Zhang Ze ingin kamu segera pergi. Aku sarankan, villa Phoenix yang letaknya ada di perkomplekan mewah Heaven Garden.” “Ah, sialan! Oke. Aku pergi sekarang.” Dengan kantung mata bengkak dan pakaian kusut milik Boris yang belum diseterika, Mada pergi, tanpa membangunkan Boris yang masih mendengkur pulas.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as madam nazar location
Read
+Library
Mencintai Istri Kakakku

Mencintai Istri Kakakku

Ketika pulang pun ia masih hangover. “Mbak tinggal di Jakarta?” tanya Farzan kemudian. “Iya. Keluarga gue tinggal di sini, tapi gue sih tinggal di daerah Cikarang.” Nadzifa melambaikan tangan memanggil pelayan. Dia menambah lagi minuman beralkohol sama seperti sebelumnya. “Eh, lo yang waktu pagi itu, ‘kan?” Pandangan Nadzifa beralih kepada Bramasta.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as madam nazar location
Read
+Library
Perkara Mahar Satu Miliar

Perkara Mahar Satu Miliar

Dara membeliak, ia tahu betul yayasan itu tempat orang yang mengalami gangguan jiwa, ia tersenyum licik tiba-tiba muncul ide gila dalam otaknya. [Bu, aku sudah tahu di mana ibunya Naura sekarang, dia di yayasan Palamarta, alias gila, kita ke sana yuk] Naura mengirimkan pesan pada ibunya.
1055.1K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as madam nazar location
Read
+Library
Firdaus

Firdaus

Hanya ada beberapa anak perempuan yang sedang bergosip di meja pojok dekat jendela. "Cari siapa, dek?" "Mas Sulaiman, mbak." "Ohh... di ruang band dek. Tau gak tempatnya?" "Di mana mbak?" "Lantai satu, dek. Kamu lurus aja sampe parkiran sepeda, trus belok kiri." "Makasih mbak." Dengan semangat ia melangkahkan kakinya menuju ruang band. Sayup-sayup terdengar alunan piano yang merdu seiring dengan langkahnya ke sana.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as madam nazar location
Read
+Library
Bos Galak, I Love U

Bos Galak, I Love U

“Iya, oh ya, Mbak Bella kemana, kok Bapak sendirian.” Nizam menghela napas. “Bella lagi istirahat. lagi menstruasi hari pertama. Saya suntuk pingin keluar tapi nggak tahu mau ke mana.” Inara tersenyum. “Kalau Bapak mau ikut saya saja pak?” “Ke mana?” “Kuzguncuk.” “Kuz… apa?” “Kuzguncuk,” ulang Inara. “Kampung kecil di sisi Istanbul.”
10944 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as madam nazar location
Read
+Library
Cinta untuk Nazdira

Cinta untuk Nazdira

balas Zefran dengan penuh percaya diri Di sisi lain, Nadzira sedang mengistirahatkan tubuh nya di sebuah ayunan yang terletak di taman belakang rumah mewah milik Zefran, ia merasa lelah bekerja di rumah yang begitu besar seorang diri. Namun meski begitu Nadzira tetap bersyukur masih bisa memiliki tempat tinggal yang layak bahkan sangat layak untuk nya. Nadzira berencana untuk memejamkan matanya sejenak, namun ia urungkan saat mendengar suara ribut-ribut yang terdengar dari luar menarik perhatian nya
101.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as madam nazar location
Read
+Library
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

ujarku dengan menahan sesuatu dari mata ini. “Amin. Acaranya bakal diadakan di kediaman Utami, nanti cari saja alamatnya. Aku pulang dulu.” Mas Nizar membalikkan badan lalu keluar dari perkarangan rumah dan masuk ke dalam mobil merah calon istrinya, yang mungkin kini sudah menjadi miliknya juga.
1037.7K viewsCompletedAdded to Library 791 Times as madam nazar location
Read
+Library
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

terang Tuan Zarhan menujukkan pilihan tempatnya pada sekertarisnya. “Tempat nomor tiga ya. Baik saya akan segera menghubungi pihak restoran untuk menyiapkan tempat,” tutur Naziah sopan. “Kamu bisa menghubunginya sekarang. Saya ada perlu dengan Naren,” ujar Tuan Zarhan. Naziah ragu meninggalkan kedua lelaki itu. Tetapi, dirinya tak kuat akan tatapan dingin dari atasannya. Ia mengangguk dan berlari kecil meninggalkan ruangan atasannya.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as madam nazar location
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status