Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Alstroemeria

Alstroemeria

tanyanya. Aku hanya menggeleng pelan. “Aku baru melihat kue bunga beras berwarna merah pekat seperti ini. Apakah tidak akan membuat perutmu sakit?” tanyaku sedikit ragu. Dulu aku pernah memakan kue bunga beras merah pekat buatan Zhang Mi, peri tulip putih, dan tak lama kemudian perutku sangat sakit. Bahkan Dewi Bunga Agung sampai memaksaku meminum obat yang sangat pahit.
1015.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 437 fois en tant que mei hua flower
Read
+Librairie
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Matanya penuh senyum. "Prosedur pemulangan telah selesai. Ini bunga yang dipetik kedua anak pagi ini. Mereka ingin mengucapkan selamat atas kepulangan dari rumah sakit." Nathan dan Nolan bersandar di kedua sisi. "Tante Emily, lihat, masih ada embun di bunga-bunga ini!" "Tante Emily, bunga-bunga ini membuatmu terlihat sangat cantik!" Brian menggenggam tangan Emily, kedua anak itu mengikuti di sisi kiri dan kanannya. Mereka berempat meninggalkan bangsal, membuat para perawat di belakang mereka iri.
3.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 69 fois en tant que mei hua flower
Read
+Librairie
The Vestige

The Vestige

“Ada yang memesan minuman dari bunga Akasia. Bunga yang wanginya seperti sperma sehat, katanya sih.” Khanara melotot sebentar, “Bunga ini? Kenapa bunga dijadikan minuman ...?” Tiba-tiba Meea menggeram dan berteriak frustrasi, sampai terjungkat dibuatnya. Gadis itu memberikan penjelasan bahwa migrain-nya tengah kumat, tentu saja harus beristirahat. Untunglah semua pesanan sudah siap, tinggal satu itu saja.
102.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 71 fois en tant que mei hua flower
Read
+Librairie
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Seorang wanita tua dengan keranjang penuh bunga masuk, berjalan ke meja-meja untuk menawarkan dagangannya. Hina tampak tertarik dan memperhatikan wanita itu dengan saksama. Ketika si wanita tua mendekat, dia tersenyum ramah. "Mau membeli bunga, anak muda? Mawar merah melambangkan cinta, lili melambangkan kemurnian..." Hina menatap bunga-bunga itu dengan mata berbinar. "Bunga ini sangat indah..." bisiknya. Arga mengeluarkan beberapa lembar uang dan membeli setangkai lili putih. Dia menyerahkannya pada Hina. "Ini untukmu."
101.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 40 fois en tant que mei hua flower
Read
+Librairie
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Cepat aku merentangkan satu tanganku menghalangi jalannya. Maira menatapku sengit dengan kening melipat. Aku pun bergerak cepat mengeluarkan buket bunga dari belakang punggungku. Menyerahkannya di depan Maira. "Bunga mawar merah buat kamu," ucapku pelan. Maira nampak bergeming. Tidak ada tanda-tanda ia akan menerima bunga pemberianku. Sehingga aku lebih menyodorkan di depannya.
9.8421.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 16.4K fois en tant que mei hua flower
Afficher les avis (26)
Read
+Librairie
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Lire tous les avis
Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

“Dua belas tangkai mawar merah untuk memperingati kebersamaan kita dan setangkai mawar putih sebagai penanda lembar baru kita.” Wangi mawar menyelusup hidung ketika Mei menerima bunga dari Andra. Diletakkannya buket itu di atas meja. Kedatangan perempuan muda dengan dua cangkir teh dan sepiring kudapan mengurungkan niat Mei untuk membuka mulut. “Makasih, Mbak,” ucapnya setelah semua tertata di meja. “Kuharap kamu mau menerimaku kembali dan memulai hidup baru karena aku tidak bisa hidup tanpa kamu, Mei.”
1044.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 941 fois en tant que mei hua flower
Read
+Librairie
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

“Apaan?” “Bunga Tai Kotok. Masa enggak tahu sih? Itu loh, bunga yang warna kuning. Kata orang sih baunya kaya tai kotok, makanya dinamai bunga Tai Kotok. Kalau enggak, lo kasih bunga putri malu, tapi yang warnanya pink, yang tangkainya kecil terus ada durinya, kalau lo cabut kan entar durinya nempel tuh di tangan lo, jadi dia tahu kalau lo emang benar-benar berjuang. Atau bunga Widelia, warnanya juga kuning, tangkainya pendek, biasa dijadikan penutup tanah. Kalau lo enggak mau juga, ya udah lo kasih deh bunga bangkai. Ukurannya kan besar, jadi cukup lo kasih satu aja, jadi enggak perlu dirangkai, pasti enak tuh digenggamnya, apalagi ada aromanya kan dan itu bunga langka. Tapi lo harus nyari
8.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 299 fois en tant que mei hua flower
Read
+Librairie
Istri Masa Depan Pembawa Keberuntungan

Istri Masa Depan Pembawa Keberuntungan

Meski keadaan tanah itu cukup berantakan, tapi Li Mei merasa senang karena berdasarkan perkataan Wu Dashan, tanah di ladang itu terkenal sangat subur. "Jadi, apa yang ingin kamu tanam kelak?" tanya Bai Changyi penasaran. "Tentu saja sayuran," jawab Li Mei. "Aku juga membeli bibit yang belum ada di sini seperti cabai, dan beberapa jenis bunga. Untuk bunga nanti akan kita tanam di pot dan kita jual ke kota. Para bangsawan pasti menyukai bunga baru dan langka!" Bai Changyi tersenyum lembut ketika melihat semangat istrinya yang berkobar.
9.9123.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 4.7K fois en tant que mei hua flower
Afficher les avis (61)
Read
+Librairie
Summer Rain
Halo semuanya. mohon maaf kalau sampai membuat kecewa karena lama updatenya. maaf juga baru akan mulai update karena saya sedang berduka. Cinta pertama saya, yaitu Papa saya, baru saja menghembuskan nafas terakhirnya satu minggu yang lalu setelah dua minggu berjuang keras di ICU. mohon doanya
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Lire tous les avis
MENAWAR TAKDIR

MENAWAR TAKDIR

“Nyonya muda, ada beberapa bunga camelia yang mulai mekar. Apakah Anda ingin saya memetikkan untuk Anda?” Mey Yan menggelengkan kepala. “Tidak perlu. Saya hanya ingin melihat-lihat saja.” Ia melirik ke arah tanaman-tanaman camelia yang sedang bermekaran. Warna merah muda dan putih mereka begitu cantik, seakan menambahkan sedikit keceriaan di tengah kehampaan taman itu. “Nyonya muda jarang sekali keluar di taman,” ujar wanita itu dengan ragu, seperti merasa takut bahwa ia mungkin sudah lancang.
1.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 26 fois en tant que mei hua flower
Read
+Librairie
Takdir Kedua Sang Putri Mahkota

Takdir Kedua Sang Putri Mahkota

Ia merundukkan kepala sedikit, mencium aromanya sekilas, lalu mundur dengan rahang yang mengeras. “Bunga dari siapa?” tanya Shen Mo tegas. “Dari kediaman keluarga Yan, Yang Mulia,” jawab pelayan itu sambil menunduk gemetar. “Yan Meilin,” gumam Shen Mo pelan. Nama itu terdengar seperti kutukan di bibirnya. Qiao Xi mendekat, penasaran. “Indah sekali, tapi baunya memang sangat aneh. Aku baru pertama kali melihat varietas seperti ini.”
104.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 159 fois en tant que mei hua flower
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
9
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status