Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Panas Suami Cacat

Sentuhan Panas Suami Cacat

“Kepintaranmu adalah karena kamu tahu kapan harus bicara, dan kapan harus diam.” Ia berdiri, mendekat, lalu menepuk bahu Amara dengan lembut. “Tapi ingat satu hal—diam bukan berarti menghilang.” Kata-kata itu membekas di hati Amara. Sementara itu, di kamar utamanya, Anisa akhirnya berhenti mondar-mandir. Ia duduk di tepi ranjang, menatap kosong ke depan.
963 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as memilih diam
Read
+Library
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

“Aku diam bukan karena aku tidak peduli… aku hanya… tidak bisa menjelaskan! Please Adrian… ” Adrian menarik napas dalam, “please apa heh?” “segala sesuatu bisa dijelaskan Ayla, pilihannya cuma 2, mau menjelaskan atau diam seperti pengecut?” katanya menekan bahkan mengiris hati wanita yang ada dihadapannya. “Sepertinya kamu memilih yang tetakhir. Hah”
684 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as memilih diam
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Bos Mafia Billionaire

Terpaksa Menikah dengan Bos Mafia Billionaire

“Maaf, aku tidak tahu ada volume ideal untuk mempertahankan harga diri seseorang di tengah rapat mafia.” Dia menoleh cepat, matanya menyipit. “Jangan sinis, Eleanor.” “Lalu apa?” Hening beberapa detik. “Aku melihatmu,” katanya akhirnya. “Dari atas.” “Aku tahu.” Ia mengangkat dagu sedikit. “Dan kau tidak goyah.” Aku menatap matanya. “Karena aku tak punya pilihan lain.” Dia mendekat. “Kau bisa saja memilih diam. Diam dan selamat. Tapi kau bicara. Menyerang balik Dion. Itu... gila.”
812.7K viewsCompletedAdded to Library 368 Times as memilih diam
Read
+Library
Setelah Kamu Pilih Dia

Setelah Kamu Pilih Dia

Ia hanya mengangguk, lalu berkata pelan, “Kalau kamu butuh waktu, ambil. Tapi apapun keputusan kamu… kita bisa bicarain sama-sama.” Dinda menatapnya, haru. “Terima kasih, Han. Karena kamu nggak nanya hal-hal yang bikin aku makin bingung. Kamu selalu tahu cara tenangin aku.” Rayhan tersenyum tipis. “Karena aku tahu, yang kamu cari bukan jawaban cepat. Tapi ruang buat milih dengan hati yang tenang.” ⸻
88.5K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as memilih diam
Read
+Library
Rahasia Istri Yang Disakiti

Rahasia Istri Yang Disakiti

Ia membiarkan suara itu memenuhi ruang. Ada ajakan makan malam dari rekan kerja yang belum ia jawab. Ada pesan keluarga yang masih tertahan di notifikasi. Untuk sesaat, ia merasa dunia menunggu reaksinya. Dulu, ia akan segera memilih satu yang paling mudah, yang paling memberi ilusi kehadiran. Kali ini, ia memilih diam.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as memilih diam
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Mereka hanya… menjadi bagian dari gerakan itu. Anda, Tanpa Kendali Di depan meja, Anda masih di sana. Namun kini, Anda tidak lagi merasa mengendalikan apa pun. Jika Anda menulis, itu terjadi. Jika Anda diam, itu juga terjadi. Tidak ada yang lebih benar. Tidak ada yang lebih baik. Anda tidak perlu memilih. Anda tidak perlu menentukan. Anda hanya… ada di dalam aliran itu.
910 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as memilih diam
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Tapi diam mereka adalah diam yang hidup, yang dipilih, bukan dipaksakan. "Kita tidak bisa melawan hukum mereka dengan kekuatan," kata Wa Lang, membuka mata. "Tapi kita bisa menunjukkan bahwa 'kesempurnaan' kita sudah mencakup ketenangan yang mereka idamkan—dan lebih dari itu." Dengan bimbingannya, seluruh kesadaran kolektif di Studio—termasuk para Penyatu, Mekanik, seniman, bahkan keingintahuan Prime Coordinate—berfokus bukan pada wilayah yang membeku, tetapi pada Jeda Kosmis terdekat. Mereka tidak mencoba menghidupkannya kembali. Sebaliknya, mereka memperdalam nadanya. Mereka menyoroti keindahan diamnya, kedamaian pilihannya, dan—yang terpenting—kontras-nya dengan nada-nada hidup di sekitar
101.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as memilih diam
Read
+Library
Mengejar Cinta Dosen Killer

Mengejar Cinta Dosen Killer

Di dalam, aku belajar satu hal sederhana: diam bukan berarti kalah, dan bertahan adalah bentuk keberanian yang paling sunyi. Di antara tatap yang tak terucap dan diam yang kupilih, aku masih berdiri. Dan untuk saat ini, itu sudah cukup.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as memilih diam
Read
+Library
Menantu yang Tak Diharapkan

Menantu yang Tak Diharapkan

gumamnya, tapi suaranya tidak terdengar yakin. Di kamarnya, Arga duduk di tepi ranjang, membuka buku catatan. Ia tidak menulis angka hari ini. Tidak juga rencana. Ia hanya menuliskan satu baris pendek: Diam bukan berarti kalah. Kadang itu cara bertahan paling aman. Ia menutup buku itu, menyimpannya di laci terdalam, lalu berbaring. Tatapannya lurus ke langit-langit, napasnya teratur.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as memilih diam
Read
+Library
Misteri Cinta

Misteri Cinta

Bukannya malah menghakiminya terus-terusan seperti ini. "Kenapa kamu diam? Diam mu berarti iya kan?" Badai menyalak. Dan Ochi pun tetap diam. Ochi berprinsip jikalau berhadapan dengan orang yang sedang marah, dan ia tak mampu menenangkan, maka lebih baik dia diam daripada suasana akan menjadi semakin runyam.
1032.6K viewsCompletedAdded to Library 748 Times as memilih diam
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status