Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Si Manusia Kulkas

Si Manusia Kulkas

When you walk through a storm Hold your head up high And don't be afraid of the dark At the end of a storm There's a golden sky And the sweet silver song of a lark Walk on through the wind Walk on through the rain Though your dreams be tossed and blown Walk on, walk on With hope in your heart And you'll never walk alone You'll never walk alone Walk on, walk on With hope in your heart And you'll never walk alone You'll never walk alone Semua mahasiswa tampak sangat menikmati pertunjukan senior-senior tampan itu. Sedari tadi Raina baru menyadari bahwa vokalis dari Band tersebut adalah Kak Bagas. Tidak hanya tampan dan humoris saja, kak Bagas juga memiliki suara yang sangat merdu membuat para m
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Matanya berkilauan terang, seolah-olah seluruh cahaya bintang di langit tumpah ke sana. "Aku tahu di dalam hatimu masih ada luka yang tersisa. Aku tahu kamu mungkin belum sepenuhnya siap. Nggak apa-apa, aku bisa menunggu." "Berapa lama pun itu, aku akan menunggu." Dia mengulurkan tangannya, dengan lembut menyeka tetesan air hujan yang membasahi bahuku. "Aku cuma ingin kamu tahu satu hal." "Hujanmu, biarkan aku yang menemanimu menikmatinya."
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Mantan Istriku

Mengejar Cinta Mantan Istriku

Langit mendung menggantung di atas kota, seolah menjadi pertanda bahwa badai besar akan segera datang. Di dalam rumah keluarga Arthur, ketegangan belum juga surut. Anandita hanya bisa mengaduk-aduk sup di hadapannya tanpa niat untuk memakannya. Sementara Nayaka, dengan gaya santainya, terus menggoda dan mengganggunya, seolah-olah tak terjadi apa pun.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Benturan keras. Suara berderak yang memekakkan telinga. Lalu kegelapan dan rasa sakit yang mencekik. Juan merasa dirinya seperti terombang-ambing di lautan dalam yang tidak bertepi. Kesadarannya kadang terjaga, kadang kabur. Di telinganya samar-samar terdengar berbagai suara bising. Teriakan panik, sirene ambulans yang melengking.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
MENGEJAR CINTA SANG MANTAN ISTRI

MENGEJAR CINTA SANG MANTAN ISTRI

Karena memang selain badan yang lelah, hujan juga mulai mengguyur, membuat jalanan licin dan itu bisa membahayakan kami. Satu persatu anggota mulai menepi dengan teratur. Tidak ada yang menyangka, jika dari arah berlawanan, sebuah sepeda motor melaju dengan kencang. Decit rem dari sepeda motor itu terdengar jelas, membuat gigi ngilu. Bencana tak terduga pun terjadi.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
Cegil, Jangan Berhenti Mengejarku

Cegil, Jangan Berhenti Mengejarku

Sepertinya tak memungkinkan ia terus menunggu bis disini. "Baik, kak. Aku ikut." Rafi tersenyum. "Ayo, udah gerimis!" Cecil mengikuti Rafi naik ke atas motor. Keduanya membelah jalan raya dengan cepat karena Rafi tak mau rekannya ini basah kuyup di guyur hujan. "Udah mulai hujan, Cecil!" Seru Rafi dari depan. "Kamu mau berteduh nggak?"
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

Kekuatan dan kebahagiaan. Jangan pernah takut untuk menjauh dari luka yang menyayatmu, sebab perihnya hanya sebentar. Sisanya kamu hanya butuh berjuang sebentar lalu temukan bahagiamu. Dewi tak perlu menunggu badai dalam pernikahannya mereda. Sebab dialah yang pergi, menerjang badai itu tanpa pernah berpaling lagi. Dewi tak pernah melihat keindahan yang menunggu saat badai menghancurkan dan memporak-porandakan rumah tangganya.
9.347.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
Merelakan Suami Bersama Mantan Kekasihnya

Merelakan Suami Bersama Mantan Kekasihnya

Lama Mira menangis bergelung kabut kesedihan, cakrawala jingga membersamainya, keindahannya nyatanya tak mampu memberikan kebahagian dalam hatnya yang tengah terluka parah. 'Badai yang besar itu menghampiriku tanpa ku undang, asaku menjadi luluh lantah dalam sekejap mata. Pun pondasi cintaku menjadi runtuh hanya dalam kedipan mata. Hanya mampu menyisakan puing-puing penyesalan dan kesedihan yang begitu dalam di relung hatiku, yang kuinginkan hanya cinta layaknya karang yang kokoh tak tergoyahkan meski badai menerjang setiap saat, yang kuinginkan asa yang tak terkikis menipis oleh hembusan angin, aku hanya ingin cinta yang tulus,' lirih Mira dalam tangis pilunya.
10112.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai mengejar badai lirik
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Pai Jah
setiap x saya mau membaca sebuah cerita, akan saya pastikan kalo setiap bab memiliki judul, semenarik apa pun sebuah cerita tanpa judul di part partnya , akan terasa malas sebelum membacanya, untuk author tolong di terima saran dn masukan saya, terimakasih.
FitrianiYuriKwon
Hoh ayolah Mira. jangan mau bodoh, kamu udah nemanin dia dari nol. Tapi sekali sukses dia malah balikan sama mantannya. Apalagi kalau mertua dah ikut campur, susah tuh di perbaiki... Aku berharap Mira pergi meninggalkan Alan, dan di pertemukan dengan lelaki baik nantinya.
Baca Semua Ulasan
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

Cecep memberi komando, melihat dari kaca jendela. "3 ... 2 … 1 ...," kata Cecep memberi aba-aba. Shania masuk, Bagas mulai membaca puisi, sedangkan Rendi memetik gitar. Duhai Tuan Putri, bolehkah aku mengisi hari-harimu dengan cinta? Duhai kekasih hati, bolehkah aku menjadi raja di hatimu? Tahukan engkau bidadariku, sedalam apa rasa cintaku padamu?
8.55.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Wenny sangat bangga. Susan sangat marah, "Wenny, jangan keterlaluan!" "Aku memang keterlaluan, lalu kenapa? Dasar pecundang, apa yang bisa kamu lakukan?" Wenny langsung mendorongnya menuruni lereng bukit, lalu pura-pura jatuh duduk di lantai sambil menangis. "Ginos, karena aku ingin menikahimu, kakak ipar cemburu dan ingin menjatuhkanku. Aku menghindar, tapi dia pula yang jatuh, apa yang harus kulakukan?"
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 670 kali sebagai mengejar badai lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status