Obsesi Gila Suamiku
Begitu pintu kayu jati itu mengatup rapat, ia langsung berbelok menuju meja utama.
Beberapa tumpukan dokumen tebal sudah menanti di sana.
Mahesa melabuhkan tubuh, membuka lembar demi lembar berkas itu dengan cermat. Sebagian besar berisi proposal kemitraan, sementara sisanya merupakan draf pemesanan slot iklan untuk event besar ALTV yang tengah digodok.
Ia menyisir deretan daftar klien yang masuk.
Satu nama.
Dua nama.