Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

Tapi bakatnya tidak biasa, ia bisa mengenali ratusan jenis tanaman obat hanya dari aromanya. ‎"Coba kau tutup matamu," kata Xiao Fan padanya. Lalu ia mengambil beberapa lembar daun dari kantong ramuannya dan mendekatkannya ke hidung Mei Ling. ‎ ‎"Daun Ginseng Hutan. Tapi bukan yang biasa, ini yang tumbuh di dekat sungai. Lebih segar. Dan..." Ia mengendus lagi. "...ada sedikit aroma tanah liat. Mungkin dipanen setelah hujan."
8.76.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai panas daun telinga kiri
Baca
+Pustaka
Ternyata Aku Seorang Putri Kerajaan

Ternyata Aku Seorang Putri Kerajaan

“Dengar… ambil daun lidah buaya di tepi sumur timur. Potong dan keluarkan gelnya, oleskan perlahan. Biarkan terbuka, jangan dibalut. Kalau masih perih nanti malam, kompres dengan air garam dingin.” Meilin menunduk dalam, suaranya lembut. “Baik, Kak. Saya akan lakukan.” “Bagus!" Anli menepuk ringan punggung tangannya. “Dan jangan bekerja dulu hari ini. Aku tidak mau mendengar kau masih mengangkat teko dengan tangan seperti itu.” Meilin menunduk sopan. “Baik, Kakak.” Beberapa saat hening. Hanya suara burung dan angin di luar paviliun. Lalu Anli berbicara lagi, lembut tapi tegas.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai panas daun telinga kiri
Baca
+Pustaka
Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

“Yang ini rosemary. Mama minta aku rawat soalnya nanti mau dipakai buat masak ayam panggang. Kamu suka rosemary, kan?” “Hmm.” Devanka mengusap punggung Nayara pelan. “Kamu tahu aku suka apa aja yang kamu masak.” Nayara cekikikan. “Ih … gombal. Lanjut, ya!” Ia menunjuk pot berisi tanaman berdaun lebar. “Ini sirih hijau, buat bersihin udara katanya. Yang itu lidah buaya. Yang paling pojok itu … hmm, aku lupa, Pak Kebun tadi bilang apa, ya … oh iya! Sukulen jenis zebra. Lucu, kan? Kayak punya garis-garis.”
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai panas daun telinga kiri
Baca
+Pustaka
Warisan Sang Phoenix

Warisan Sang Phoenix

Keramah di wajah tergantikan ekspresi serius. “Bunga Moonlily yang hanya mekar di malam bulan purnama. Aromanya berkekuatan magis untuk pemanggilan roh. Dan lilin pemujaan sebagai alat katalisator pemanggilan. Hm.” Kening Ghali mengkerut. Tapi ia melanjutkan membaca salinan pesanan anak itu. “Akar tanaman Daun Harum, akar dari tumbuhan tropis berdaun wangi yang hanya dapat dipanen dari Hutan tersembunyi.” Ghali lalu mengangkat kepala. Ia menatap Kiran lekat-lekat.
9.626.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai panas daun telinga kiri
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Ibnu H.s
izin promosi novel judul : terkuat dari yang terkuat sinopsis: Dalam dunia sihir yang dibagi oleh kasta dan penindasan, Lennos, seorang cucu dewa terkuat, terpaksa melarikan diri setelah dituduh membunuh seorang pangeran ambisius. Menghadapi pengkhianatan dan kehilangan semuanya. genre - fantasi
Baca Semua Ulasan
Sangkar Pernikahan

Sangkar Pernikahan

"Bagaimana dengan keadaan di sana?" tanya Davina dari ujung telepon. Danas mengganti benda pipih yang awalnya ia tempelkan pada telinga kanan menjadi telinga kiri. "Yah, seperti biasanya saja. Aku tak merasakan perbedaannya," jawab Danas santai. Seakan jawaban dari pertanyaan Davina itu sama sekali tak mempengaruhinya.
1019.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 765 kali sebagai panas daun telinga kiri
Baca
+Pustaka
Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

Kinara memberi saran. Rhara menyentuh daun telinga panjangnya yang biasa elastis. Namun, saat ini benar-benar kaku. Ia tidak bisa menggoyang-goyangkan ke depan maupun ke belakang. Lalu ia mengambil daun lebar dari dalam tas untuk membungkus daun telinganya. “Telingamu mirip lontong. Hahaha...” kata Harpi sambil tertawa. “Apa itu lontong?” Rhara tidak mengerti istilah yang digunakan oleh Harpi.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai panas daun telinga kiri
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tak jelas bagi mereka. Namun setelah Kebo Tumang berdiri setengah membungkuk sambil memegangi telinga kirinya, dan Baraka melemparkan sesuatu yang digenggamnya, yaitu daun telinga berdarah, maka tahulah mereka bahwa Kebo Tumang telah kecolongan daun telinga kirinya. Mereka makin terheran-heran dan berpikiran, ”Bagaimana caranya Baraka bisa memotong telinga lawan, sedangkan dia tidak bersenjata apa pun?"
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai panas daun telinga kiri
Baca
+Pustaka
Ampun, Jo, Ini Kegedean!

Ampun, Jo, Ini Kegedean!

Teja ponsel tersebut dan melihat siapa gerangan yang sedang menghubunginya. Muncul nama Panda di sana. Teja pun segera menggeser tombol hijau di layar kaca ponselnya, menempelkan benda pipih itu di daun telinganya dengan senyum tipis yang menduga wanitanya pasti ingin memamerkan suasana jalan-jalan malam mereka. "Halo, Nda. Gimana jalan-jalannya?" "Tejaaa! Ada masalah!" teriak Panda panik.
9.891.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai panas daun telinga kiri
Baca
+Pustaka
Kristal Jiwa Raja Naga

Kristal Jiwa Raja Naga

"Baunya cukup tajam." "Menginang? Apa itu?" tanya Yin Long dengan penasaran. Mahesa Serani menjelaskan dengan tenang dan lembut. "Menginang adalah kegemaran sebagian besar orang-orang tua di Tanah Jawa ini. Caranya adalah dengan memadukan beberapa lembar daun sirih, secuil gambir dan kapur sirih atau enjet, lalu semua bahan itu dibungkus untuk dimakan." "Dimakan?" Yin Long terkejut dan menjadi penasaran dengan rasa daun ini. Ia pun lantas memasukan lembaran daun sirih ke dalam mulutnya, lalu mengunyah untuk mengetahui rasanya.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai panas daun telinga kiri
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Selamat datang buku terbaru saya ini. Mohon doanya supaya saya diberi kesempatan dan kemampuan untuk menyelesaikan buku ini hingga tuntas. Semoga siapa pun yang berkunjung ke mari juga diberi kesehatan dan rejeki yang berlimpah, aamiin ...
Baca Semua Ulasan
Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

tanya Bik Isah pada Mang Dirman. “Bisa jadi. Soalnya panjang gini. Padahal mah bersihin telinga mah cukup pake ujung korek api, atau nggak pake katen bat yak an, Neng?” “Alat getar. Wah, jadi cukup digetar telinganya, lalu kotorannya longsor sendiri ya, Bang,” “Ha ha ha …,” aku benar-benar tak tahan dengan obrolan mereka berdua. Bisa-bisanya vibrator dikira alat untuk membersihkan telinga. ****
10181.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai panas daun telinga kiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status